SURABAYA, News9 – Lembaga Sosial Politik (eL SIPOL) merilis hasil Pemetaan Sosial Politik Masyarakat Kabupaten Sampang terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Bertempat di Caffe Kopi SAE Margorejo, Surabaya, Jumat (22/11/2024), hasil survei ini dipresentasikan oleh Choirul Umam, S.Sos., M.H., selaku peneliti utama.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Direktur eL SIPOL Taufik MS, S.Sos., M.A.P., serta Dewan Pakar eL SIPOL, Dr. Ilyas Rolis, yang juga merupakan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA).
Menurut Choirul Umam, survei itu bertujuan untuk memetakan pengetahuan dan partisipasi masyarakat, mendeteksi isu strategis dan program unggulan, serta menjaring opini publik.
Hasilnya juga memberikan gambaran elektabilitas calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung pada Pilkada Sampang 2024.
Survei dilakukan di seluruh kecamatan di Kabupaten Sampang, dengan populasi yang diacu adalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 737.832 orang.
Menggunakan rumus statistik Slovin, jumlah sampel yang diambil adalah 625 responden dengan margin of error 4% dan tingkat kepercayaan 95%. Survei dilakukan pada periode 9–21 November 2024.
Hasil survei menunjukkan pasangan MANDAT (KH Muhammad Bin Muafi Zaini – H Abdullah Hidayat) unggul dengan elektabilitas 39,5%.
Sementara itu, pasangan Jimad Sakteh (H Slamet Junaidi – Ahmad Mahfudz) memperoleh 35%.
Adapun responden yang belum menentukan pilihan atau tidak menjawab mencapai 25,5%.
Direktur eL SIPOL, Taufik MS, menegaskan bahwa lembaga ini telah berpengalaman dalam survei politik dengan akurasi yang tidak diragukan.
Pada 2020, eL SIPOL berhasil memetakan Pilkada di Pacitan, sementara di 2018 mereka menyurvei Pilgub Jawa Timur.
Sedangkan pada 2024, lembaga ini juga telah melakukan survei di Bangkalan, Mojokerto, Lumajang, dan kini di Sampang.
Hasil survei ini menjadi cerminan persaingan ketat menjelang Pilkada Sampang 2024.
Dukungan masyarakat yang masih cair menunjukkan pentingnya strategi kampanye yang tepat untuk merebut hati pemilih. ***












