FMPK Curiga Kasus Korupsi Logistik Pemilu KPU Sumenep Sengaja Dikubur

- Editorial Team

Selasa, 11 November 2025 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tolak Amir, Aktivis Front Mahasiswa dan Pemuda Kritis (FMPK) Sumenep, @by_News9.id

FOTO: Tolak Amir, Aktivis Front Mahasiswa dan Pemuda Kritis (FMPK) Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejatinya memikul tanggung jawab etis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga marwah demokrasi.

Akan tetapi, semangat itu dinilai mulai pudar di tubuh KPU Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Aktivis Front Mahasiswa dan Pemuda Kritis (FMPK), Tolak Amir, menilai KPU Sumenep justru terjebak dalam praktik politik kotor.

Ia menyayangkan adanya dugaan kuat korupsi dalam pengadaan logistik Pemilu 2024, yang saat ini tengah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Sumenep.

“Nilai-nilai demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi justru dilecehkan. KPU Sumenep bukan mencerdaskan bangsa, tapi malah berlomba-lomba mencari keuntungan pribadi lewat dugaan korupsi,” tegas Tolak Amir kepada News9.id, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, hingga kini proses hukum terhadap kasus tersebut masih terkesan jalan di tempat.

Baca Juga:  Menanti Vonis 6 Mei: Akankah Keadilan untuk Anak Yatim Tumbang oleh Kekuasaan

FMPK menduga kasus berpotensi ‘dihilangkan‘ dan ‘sengaja dikubur‘ jika masyarakat tidak ikut mengawal secara serius.

“Kalau masyarakat diam, kasus ini bisa tenggelam. Padahal uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk pemilu malah dirampok atas nama lembaga,” ujarnya tajam.

Aktivis itu juga menuding KPU Sumenep abai terhadap amanat Undang-Undang Pemilu yang menuntut transparansi penggunaan anggaran.

Baca Juga:  Berkedok Kegiatan Korem Surabaya, Rekening Pribadi Oknum Danramil Disorot

Mereka menilai, praktik penyalahgunaan kekuasaan masih kental terjadi di lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

“Kekuasaan itu menggoda. Demi memperkaya diri, segala cara ditempuh. Dugaan korupsi logistik pemilu adalah bukti nyata betapa bobroknya mental sebagian penyelenggara negara,” tambahnya.

Sebab itu, FMPK mendesak Kejaksaan Negeri Sumenep agar bersikap profesional dan segera memberikan kepastian hukum atas kasus dugaan korupsi tersebut.

“Kami juga menuntut agar Kejaksaan menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi. Hal itu sesuai dengan perintah Kejaksaan Agung, ST Burhanuddin,” pungkas Tolak Amir.

Sementara itu, hingga berita ini dinaikkan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, dibawah kepemimpinan Nurhadi Puspandoyo, belum memberikan keterangan jelas ke pubkik sampai dimana tindaklanjut perkara tersebut. ***

Baca Juga:  Dugaan Skandal Korupsi PUTR Sumenep Dilaporkan ke Polda Jatim
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka
Polresta Sumenep Tahan Asmawi, Korban Desak Hukum Dikawal Hingga Persidangan
Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka
Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum
Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah
PPD Desak Polresta Sumenep Segera Panggil Tersangka Asmawi
Kasus Penebangan Pohon, Polresta Sumenep Naikkan Status Asmawi Jadi Tersangka
Curanmor Probolinggo Makin Nekat, Honda Beat Raib Hanya Lima Menit di Sumberasih
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Polresta Sumenep Tahan Asmawi, Korban Desak Hukum Dikawal Hingga Persidangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah

Berita Terbaru

FOTO: Para peserta mengikuti pengujian sesuai jenjang kompetensi Muda, Madya, dan Utama. @by_News9.id

DAERAH

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:28 WIB

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB