Ketua PKDI Madura Raya Warning Soal Darurat Kades PJ

- Editorial Team

Jumat, 28 November 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pengukukuhan Ketua Koordinator Wilayah Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Madura Raya. @by_News9.id

FOTO: Pengukukuhan Ketua Koordinator Wilayah Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Madura Raya. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Mohammad Wijdan, Kepala Desa Ketapang Daya, Kabupaten Sampang, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Koordinator Wilayah Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Madura Raya.

Momen pengukuhan berlangsung khidmat namun sarat pesan keras yang mengetuk nurani pemerintah daerah.

Ratusan kepala desa se-Madura memadati lokasi prosesi, bersama pembina PKDI, Gus Yusuf.

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua PKDI Jawa Timur, Syaifullah Mahdi, yang sekaligus menyerahkan bendera pataka berlambang Garuda bertuliskan PKDI kepada Wijdan sebagai simbol mandat baru.

Tepuk tangan menggema, menandai babak baru arah gerakan kepala desa di Madura.

Dalam sambutannya, Wijdan menegaskan pentingnya soliditas antar kepala desa.

Ia menekankan bahwa pergerakan desa tidak boleh berjalan parsial.

“Kita harus terus bergandengan tangan. Tanpa kekompakan, perjuangan kita tidak akan kuat,” ujarnya tegas, Kamis (27/11/2025).

Baca Juga:  Wakapolres Lamongan Hadiri Pengajian Umum Peringatan 1 Muharram 1447 H di Masjid Agung

Namun pidato Wijdan tidak berhenti pada ajakan persatuan.

Dia membawa dua persoalan krusial yang ditemuinya selama turun langsung ke empat kabupaten di Madura.

Yang pertama, minimnya pendampingan hukum bagi kepala desa.

Wijdan menilai banyak kades yang terjebak persoalan administratif maupun teknis, tetapi tidak tahu arah untuk mencari perlindungan.

“Banyak kades tersandung masalah, tapi bingung harus berlari ke mana. PKDI harus hadir membela dan mendampingi,” tegasnya dikutip dari dimadura.id.

Persoalan kedua, ketergantungan desa pada Dana Desa (DD) yang dianggap membuat pembangunan stagnan.

“Desa butuh sumber anggaran lain, tidak bisa hanya mengandalkan Dana Desa. Pemerintah harus menyiapkan skema baru agar pembangunan tidak jalan di tempat,” ujarnya disambut tepuk tangan para hadirin.

Tidak hanya itu, Wijdan juga menyoroti kondisi janggal di Kabupaten Sampang.

Baca Juga:  Patroli Harkamtibmas Polres Lamongan Fokus Cegah Premanisme dan Gangguan Kamtibmas

Dari 180 desa, hanya 37 desa dipimpin kepala desa definitif.

Sisanya, sekitar 143 desa masih di bawah kendali Penjabat (PJ) Kepala Desa.

Situasi itu ia sebut sebagai persoalan serius yang tak boleh dibiarkan.

“Kami berharap Ketua PKDI Jawa Timur ikut mendorong agar Pilkades Sampang digelar pada 2026. Jangan sampai desa terus dipimpin PJ. Desa harus dikembalikan pada hakikatnya yaitu dipimpin kepala desa pilihan rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, pengukuhan Wijdan bukan sekadar formalitas.

Baca Juga:  Dandim 0821/Lumajang dan Danlanal Malang Resmikan Hasil Renovasi RTLH serta Bagikan Sembako kepada Kaum Dhuafa

Kehadirannya tampak menjadi alarm bagi berbagai pihak yang selama ini abai pada problem struktural desa-desa di Madura.

Dengan mandat baru tersebut, Wijdan berkomitmen menjadikan PKDI sebagai rumah perjuangan yang benar-benar hadir untuk para kepala desa baik dalam advokasi hukum maupun mendorong percepatan demokrasi desa. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat
IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal
Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Rabu, 30 September 2026 - 17:05 WIB

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WIB

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 09:37 WIB

Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN

Berita Terbaru

FOTO: Massa aksi dari Pemuda Peduli Desa (PPD) di depan Mapolresta Sumenep, @by_News9.id

Headline

Aksi di Mapolresta Sumenep, PPD Desak Polisi Tangkap Asmawi

Jumat, 2 Okt 2026 - 17:00 WIB

FOTO: Ahmad Juhairi, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep asal Kepulauan Masalembu, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Tiga Hari di Masalembu, Camat Pergi, DPRD: Jangan Korbankan Rakyat

Jumat, 2 Okt 2026 - 13:57 WIB