Kapal Slerek KM Mulya Karam Dihantam Gelombang Tinggi, di Perairan Camplong

- Editorial Team

Minggu, 30 November 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: KM Mulya yang karam akibat gelombang tinggi. @by_News9.id

FOTO: KM Mulya yang karam akibat gelombang tinggi. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Upaya penyelamatan sebuah kapal penangkap ikan milik nelayan Desa Dharma Camplong, Kabupaten Sampang, terus dilakukan setelah KM Mulya dilaporkan karam akibat gelombang tinggi pada Sabtu (29/11) dini hari.

Kapal jenis slerek sepanjang 10 meter itu tenggelam sekitar pukul 04.30 WIB, sesaat setelah ombak besar menghantam badan kapal.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, proses evakuasi hingga Sabtu siang masih terkendala cuaca laut yang tidak bersahabat.

Informasi karamnya kapal diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang pada pukul 08.15 WIB.

Baca Juga:  KPU Tetapkan Hasil Rekapitulasi Suara, FAHAM Menang Mutlak di Pilkada Sumenep 2024

Tim langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian di Dusun Pesisir, Kecamatan Camplong.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengungkapkan bahwa pihaknya mengirim satu tim selam untuk meninjau kondisi kapal dan menyiapkan metode pengangkatan yang aman.

“Langkah awal kami adalah memastikan posisi kapal melalui penyelam. Setelah itu, tim gabungan menentukan teknik evakuasi paling memungkinkan di tengah cuaca ekstrem,” ujar Hozin.

Upaya pengangkatan dilakukan dengan memasang drum kosong pada bagian badan kapal.

Teknik itu memanfaatkan daya apung agar KM Mulya dapat terangkat ke permukaan.

Baca Juga:  Siswa SMP 14 Bintan Diduga Jadi Korban Penganiyaan Dua Guru

Kerja sama antara tim gabungan terdiri dari BPBD Sampang, Polsek Camplong, pemerintah desa, serta masyarakat pesisir membuahkan hasil.

Kapal kini dalam posisi setengah mengapung, menjadi progres penting dalam proses penyelamatan.

Meski badan kapal mulai terangkat, tim SAR memutuskan menghentikan sementara proses penarikan kapal ke pantai.

Ombak tinggi dan angin kencang kembali melanda perairan Camplong, sehingga dinilai terlalu berisiko bagi petugas maupun warga yang membantu evakuasi.

BPBD Sampang mengerahkan dua unit Rescue Car dan satu perahu karet, namun seluruh unsur SAR kini siaga sambil menunggu cuaca membaik.

“Keselamatan petugas dan warga menjadi prioritas utama. Penarikan akan dilanjutkan ketika kondisi laut memungkinkan,” kata Hozin.

BPBD Sampang mengimbau seluruh nelayan dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang datang tiba-tiba.

Baca Juga:  Pencarian Berakhir, Korban Perahu Tenggelam di Pamekasan Ditemukan Tak Bernyawa

Gelombang tinggi yang mengakibatkan karamnya KM Mulya menjadi peringatan bahwa kondisi maritim Madura cukup dinamis dalam beberapa hari terakhir.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan potensi kedaruratan melalui Emergency Call BPBD Sampang: 0817-0322-4440. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Ahmad Juhairi, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep asal Kepulauan Masalembu, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Tiga Hari di Masalembu, Camat Pergi, DPRD: Jangan Korbankan Rakyat

Jumat, 2 Okt 2026 - 13:57 WIB

FOTO: Fauzi As. @by_News9.id

OPINI

Surat AI pada Presiden dan Menhan

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:50 WIB