BeritaPeristiwa

Dinkes Sampang Respons Sorotan Publik atas Layanan Puskesmas

377
×

Dinkes Sampang Respons Sorotan Publik atas Layanan Puskesmas

Sebarkan artikel ini
Foto: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes dan KB Kabupaten Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini. @by_News9.id
Foto: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes dan KB Kabupaten Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Sorotan publik terhadap mutu layanan fasilitas kesehatan (faskes) di sejumlah Puskesmas di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, belakangan ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) setempat.

Menanggapi pemberitaan sejumlah media yang menyoroti pelayanan di beberapa Puskesmas, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes dan KB Kabupaten Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan masukan dari masyarakat. Ini menjadi bagian penting dalam upaya perbaikan layanan kesehatan publik,” ujar dr. Dwi Herlinda saat ditemui pada Senin (12/5/25).

Ia menegaskan, sebagai instansi penyelenggara layanan publik, pihaknya menyadari perlunya evaluasi dan peningkatan mutu layanan secara berkelanjutan.

Menyikapi masukan yang muncul di ruang publik, Dinkes telah menindaklanjuti laporan dengan langkah pembinaan, klarifikasi, serta monitoring langsung ke lapangan.

“Saya sudah menginstruksikan tim untuk melakukan penelusuran terhadap laporan yang masuk dan meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait,” jelas dr. Dwi, yang baru menjabat sejak 1 April 2025 sebagai Plt Kepala Dinkes dan KB Sampang.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen jajarannya untuk menjaga mutu pelayanan kesehatan serta menjadikan setiap masukan sebagai dasar untuk perbaikan sistem layanan secara menyeluruh.

Ia juga mengajak seluruh tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan Puskesmas untuk senantiasa mengedepankan profesionalisme dan etika dalam menjalankan tugas.

“Dinas sangat terbuka terhadap kritik yang bersifat membangun. Ini adalah momentum yang tepat untuk memperbaiki sistem dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

>