SUMENEP, News9 – Festival Tongtong 2024 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, siap digelar dengan kemeriahan yang lebih besar dan penuh warna.
Mengusung tema “Ngopeni Sumenep”, festival tahun ini akan menjadi ajang perayaan budaya yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni dari seluruh Indonesia, termasuk tarian tradisional khas Jawa Tengah.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengungkapkan rasa bangganya atas partisipasi seni dari luar daerah.
“Festival Tongtong adalah wadah untuk menunjukkan kekayaan budaya Indonesia. Kehadiran tarian tradisional dari Jawa Tengah tentu akan memperkaya kemeriahan festival ini,” ujar Bupati Fauzi, Senin (9/12/2024).
Ia menambahkan, festival itu tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sarana mempererat hubungan antar daerah dan memperkenalkan keanekaragaman budaya nusantara.
“Ini kesempatan untuk saling berbagi, belajar, dan memperkuat tali persaudaraan,” tegasnya.
Salah satu daya tarik utama dalam Festival Tongtong 2024 adalah penampilan tari Gathutkaca-Dadungawuk dari Jawa Tengah.
Tarian ini, yang memadukan gerakan lincah dan kostum khas, akan dibawakan oleh enam penari profesional.
Mereka siap memukau pengunjung yang hadir di Jalan Lingkar Barat, lokasi utama festival.
Selain itu, berbagai atraksi seni seperti musik tradisional, parade budaya, dan seni pertunjukan lainnya akan turut menyemarakkan acara.
Festival juga akan diramaikan oleh bazar kuliner khas Madura, menambah daya tarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Bupati Fauzi berharap festival ini mampu mempromosikan Sumenep sebagai destinasi wisata budaya yang unik.
“Melalui Festival Tongtong, kami ingin memperkenalkan potensi wisata dan budaya Sumenep, sekaligus menarik lebih banyak pengunjung untuk menikmati keindahan tradisi Madura,” ungkapnya optimis.
Festival Tongtong 2024 dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember mendatang dan diperkirakan akan menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah.
Dengan semangat melestarikan budaya nusantara, festival ini menjadi simbol penting pelestarian tradisi dan persatuan bangsa. ***
