Berita

Garuda Revolusi Pemuda Madura DPD Tragah Gelar Santunan Bulanan untuk Anak Yatim Piatu

371
Foto: DPP DPW DPD Bangkalan beserta Anggota Garuda Revolusi Pemuda Madura. @by_News9.id
Foto: DPP DPW DPD Bangkalan beserta Anggota Garuda Revolusi Pemuda Madura. @by_News9.id

BANGKALAN, NEWS9 – Sebagai bagian dari komitmennya dalam membangun kepedulian sosial, Organisasi Masyarakat (Ormas) Garuda Revolusi Pemuda Madura DPD Tragah menggelar kegiatan santunan anak yatim piatu, Minggu (27/4/25).

Acara yang berlangsung di Kantor Kecamatan Tragah, Pasar Tambin, Kabupaten Bangkalan ini dihadiri oleh 54 anak yatim piatu.

Kegiatan sosial dipimpin langsung oleh Ketua DPD Garuda Bangkalan, Mihzep, didampingi Sekretaris Jenderal Jasuli, serta dihadiri pula oleh Ketua DPP, Ketua DPW, dan Ketua DPS Surabaya dimulai pada pukul 15.00 WIB hingga selesai.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Bangkalan, Mihzep, menekankan pentingnya menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di kalangan anggota Garuda.

Ia berharap kegiatan ini menjadi refleksi untuk mempererat rasa kemanusiaan dan menumbuhkan jiwa dermawan di tengah masyarakat.

“Kepedulian sosial adalah pondasi penting dalam membangun bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk selalu berbagi serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat Tragah, termasuk salah satu pembina Garuda Revolusi, yang menyampaikan harapannya agar organisasi ini terus berkembang, semakin jaya, dan senantiasa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Selain itu, salah satu penasihat DPD Bangkalan, Bapak Fausi, S.P., turut menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan sosial yang dilakukan Garuda Revolusi.

Ia menyebut, sebagai bagian dari pemuda Madura, dirinya siap mendukung setiap langkah positif kader Garuda, khususnya dalam bidang sosial dan kemasyarakatan.

Dengan semangat kebersamaan yang kuat, Garuda Revolusi Pemuda Madura berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang bertujuan membangun karakter pemuda yang patriotik, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari gerakan berkelanjutan untuk membentuk pemuda yang tidak hanya kuat secara mental, tapi juga peka terhadap kebutuhan sosial di sekitarnya,” pungkas Mihzep. ***

Exit mobile version