SAMPANG, NEWS9 – Gabungan Wartawan dan Aktivis Tambelangan (Gawat) akhirnya merampungkan struktur kepengurusannya dalam musyawarah yang digelar di Kopi Cerr, Jalan Trunojoyo, Taman Arum, Banyuanyar, Sampang, Kamis (24/4/25).
Dalam forum yang diwarnai semangat kebersamaan itu, Abd. Hadi secara aklamasi terpilih sebagai ketua, didampingi Rifadi sebagai sekretaris.
Keduanya menegaskan komitmen untuk menjadikan GAWAT sebagai ruang independen yang mendorong literasi, jurnalisme kritis, dan aktivisme sosial yang konstruktif.
Sekretaris terpilih, Rifadi, menyampaikan bahwa GAWAT hadir sebagai wadah terbuka lintas profesi, dengan tujuan utama menciptakan ruang produktif bagi generasi muda Tambelangan.
“Kami ingin menghidupkan ekosistem yang sehat dan positif, di mana pemuda bisa belajar, berkolaborasi, dan memberi kontribusi nyata bagi daerahnya,” ucapnya.
Lebih dari sekadar organisasi, GAWAT didirikan sebagai gerakan moral yang mengedepankan prinsip transparansi dan keberpihakan terhadap kepentingan publik.
Sementara Ketua GAWAT Abd. Hadi dalam sambutannya menekankan pentingnya kekompakan dan koordinasi lintas sektor sebagai kunci sukses organisasi.
“Kami ingin hadir sebagai mitra kritis sekaligus solutif dalam isu-isu strategis seperti pendidikan dan kesehatan,” tegasnya.
Meski sebagai organisasi baru, GAWAT langsung menyatakan posisi tegasnya sebagai entitas independen yang tidak terafiliasi dengan kepentingan politik manapun.
Sikap ini menjadi pondasi utama dalam membangun kepercayaan publik, terutama di tengah tantangan umum yang kerap dihadapi organisasi serupa.
Dengan semangat literasi dan advokasi kebijakan, GAWAT berharap bisa menjadi mitra strategis dalam mengawasi jalannya pembangunan di Tambelangan, sembari mendorong transparansi dan akuntabilitas.
Pembentukan GAWAT disambut positif oleh berbagai kalangan, terutama karena pendekatan inklusif dan narasi perubahan yang diusung.
Namun, sebagaimana organisasi berbasis komunitas lainnya, keberlanjutan dan konsistensi tetap menjadi ujian utama.
Penguatan kapasitas anggota dalam bidang jurnalisme investigatif, analisis kebijakan, hingga advokasi sosial menjadi pekerjaan rumah berikutnya.
Jika berhasil membangun integritas dan dampak, GAWAT berpotensi menjadi model gerakan sipil lokal yang menginspirasi.
Masyarakat Tambelangan kini menaruh harapan, namun juga tetap kritis. Karena yang dibutuhkan bukan hanya semangat, tetapi langkah nyata dan keberpihakan sejati pada rakyat. ***
