BeritaPendidikan

Haru dan Bahagia Warnai Haflah Akhirussanah Tarbiyatus Sa’adah Keyongan

280
×

Haru dan Bahagia Warnai Haflah Akhirussanah Tarbiyatus Sa’adah Keyongan

Sebarkan artikel ini
FOTO: Penampilan datang dari siswa-siswi MI Tarbiyatus Sa'adah yang menyuguhkan ragam pertunjukan seni. @by_News9.id
FOTO: Penampilan datang dari siswa-siswi MI Tarbiyatus Sa'adah yang menyuguhkan ragam pertunjukan seni. @by_News9.id

LAMONGAN, NEWS9 – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Haflah Akhirussanah PAUD, RA, MI, dan Madin Ibtidaiyah Tarbiyatus Sa’adah Desa Keyongan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Minggu (22/6/2025) malam.

Ratusan siswa, guru, wali murid, dan tokoh masyarakat memadati halaman sekolah dalam acara perpisahan yang sarat makna dan penuh kekhidmatan.

Kegiatan dimulai sejak pukul 19.00 WIB dengan penampilan memukau dari siswa-siswi PAUD yang menyanyikan lagu-lagu anak dan membawakan tarian lucu yang menggemaskan.

Penampilan dilanjutkan oleh siswa-siswi RA dengan pertunjukan bernyanyi dan mendongeng yang tak kalah menarik.

Puncak penampilan datang dari siswa-siswi MI Tarbiyatus Sa’adah yang menyuguhkan ragam pertunjukan seni.

Mulai dari tari tradisional Jawa, qasidah, hingga drama musikal bertema pendidikan karakter, semua ditampilkan dengan percaya diri dan kualitas yang memukau.

Tepuk tangan dan sorak-sorai penonton terus mengiringi sepanjang acara.

Kepala MI Tarbiyatus Sa’adah, Imam Syibawai, S.Pd.I, Kepala Desa Keyongan Maftuhin, S.Pd.I, serta tokoh agama Romo K.H. Daimul Ikhsan turut hadir dalam acara tersebut.

Kehadiran para tokoh itu menjadi bentuk dukungan moral terhadap keberhasilan lembaga pendidikan yang terus mendorong tumbuhnya karakter dan potensi anak sejak usia dini.

“Saya sangat bangga melihat perkembangan anak-anak. Mereka tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keberanian dan bakat luar biasa dalam seni,” ungkap Imam Syibawai dalam sambutannya.

Puncak acara ditandai dengan prosesi wisuda yang berlangsung penuh haru.

Satu per satu siswa dipanggil untuk menerima ijazah, disambut pelukan hangat dan ucapan selamat dari para guru.

Air mata bangga dan bahagia tampak mengalir di wajah para orang tua yang menyaksikan buah hati mereka menuntaskan satu tahap pendidikan.

Wisuda tersebut menjadi simbol transisi penting dalam kehidupan anak-anak, membuka babak baru menuju pendidikan yang lebih tinggi.

Harapan besar tertanam agar ilmu yang diperoleh dapat membawa manfaat bagi diri mereka sendiri, keluarga, masyarakat, serta agama.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara guru, wali murid, dan para tamu undangan.

Momen tersebut menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya soal pelajaran, tapi juga soal kebersamaan dan cinta yang tumbuh dalam prosesnya. ***

Tinggalkan Balasan

>