SUMENEP, NEWS9 – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kabupaten Sumenep mendapat perhatian serius dari jajaran TNI Angkatan Darat.
Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-127, Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva, turun langsung meninjau pelaksanaan program tersebut di Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Rabu (4/3).
Kunjungan jenderal bintang satu itu didampingi langsung oleh Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada.
Sebelum meninjau lokasi sasaran, Dansatgas memaparkan perkembangan pelaksanaan program, mulai dari pekerjaan fisik, kegiatan nonfisik hingga target tambahan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD).
Setelah pemaparan, rombongan Wasev bergerak menuju sejumlah titik sasaran pembangunan.
Beberapa proyek yang ditinjau di antaranya rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, pemasangan kanopi dan pengkeramikan Masjid Baitur Rahman, serta hasil pengeboran sumber air bersih untuk masyarakat.
Tidak hanya di wilayah Rubaru, tim juga meninjau hasil pengeboran air bersih yang menjadi solusi kebutuhan air masyarakat di Kecamatan Talango.
Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva menegaskan, dari hasil peninjauan di lapangan, progres pekerjaan TMMD di Sumenep berjalan sesuai target yang telah direncanakan.
“Dari beberapa lokasi yang kami tinjau, baik program fisik maupun nonfisik seperti pembangunan MCK, pengeboran air bersih, hingga RTLH, semuanya berjalan sesuai target,” tegasnya.
Ia juga menilai sinergi antara Kodim 0827/Sumenep sebagai pelaksana dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep terbangun sangat baik.
“Sinergitas yang dibangun secara holistik, integratif, masif dan komprehensif ini menghasilkan capaian yang luar biasa. Harapan kami saat penutupan nanti seluruh target bisa selesai 100 persen, clear and clean,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program TMMD tidak lepas dari dukungan masyarakat yang dinilai sangat terbuka terhadap pembangunan di wilayahnya.
“Saya melihat masyarakat Sumenep sangat humanis dan terbuka. Kami berharap pembangunan seperti ini terus berlanjut di desa-desa lainnya sehingga pemerataan kesejahteraan benar-benar dirasakan. Desa Mandala kita harapkan bisa menjadi barometer dan miniatur Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumenep, Sunaryanto, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi kuat antara TNI dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan TMMD tahun ini.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI benar-benar memberi kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat Sumenep, khususnya di Desa Mandala,” ujarnya.
Ia berharap kemanunggalan TNI dan rakyat terus terjaga sebagai kekuatan bersama dalam mempercepat pembangunan daerah.
Di sisi lain, Kepala Desa Mandala, Modellir, mengaku masyarakat sangat merasakan manfaat dari program TMMD yang dilaksanakan di desanya.
“Alhamdulillah masyarakat sangat senang dan terbantu dengan pembangunan ini. Kami mendukung penuh seluruh program pemerintah ke depan demi kemajuan Desa Mandala,” tuturnya. ***
