BeritaPeristiwa

JLS Kembali Memakan Korban, Pasca Kecelakaan Lampu Traffic Light Diperbaiki

295
×

JLS Kembali Memakan Korban, Pasca Kecelakaan Lampu Traffic Light Diperbaiki

Sebarkan artikel ini
Foto: lokasi lampu traffic light di perempatan Desa Aengsareh jalur Jalan Lingkar Selatan (JLS) Jalan Halim Perdana Kusuma, Sampang, kembali memakan korban, @by_News9.id
Foto: Lokasi lampu traffic light di perempatan Desa Aengsareh jalur Jalan Lingkar Selatan (JLS) Jalan Halim Perdana Kusuma, Sampang, kembali memakan korban, @by_News9.id

SAMPANG, News9 – Lampu traffic light di perempatan Desa Aengsareh jalur Jalan Lingkar Selatan (JLS) Jalan Halim Perdana Kusuma, Sampang, Madura, Jawa Timur, sedang padam saat terjadi Kecelakaan Lalu lintas (Laka lantas) yang menyebabkan Siti Wasliyah (60), pembonceng Motor asal Desa Pangarengan, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Bahkan informasi yang dihimpun reporter media ini dari warga sekitar Jumat (13/12/24) padamnya lampu traffic light di perempatan Desa Aengsareh jalur JLS itu semenjak sebelum terjadinya kecelakaan maut tersebut.

Terkait padamnya lampu traffic light saat kecelakaan maut juga diamini oleh Ipda Dody Dharmawan SH Kanit Gakkum Satlantas Polres Sampang.

“Benar mas traffic light padam, namun sudah diperbaiki,” ujarnya.

Pantauan reporter media ini pasca kejadian Jumat (13/12/24), sekitar pukul 12.30 WIB, lampu traffic light tersebut sudah berfungsi dan menyala.

Hingga saat ini, Chalilurrahman yang baru menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan masih belum memberikan keterangan terkait padamnya lampu traffic light tersebut.

Sebelumnya diberitakan, jumat (13/12/24) sekitar pukul 09.30 WIB terjadi Laka lantas di perempatan Desa Aengsareh jalur JLS Jalan Halim Perdana Kusuma yang melibatkan Dump Truk dengan norek N 8700 UG yang dikemudikan Ahmad Eko Yuli W (29), asal Desa Codo Kecamatan Wajak Malang dan penumpang M Syamsudin 29 dari alamat yang sama dengan Motor Honda Supra noreg M 2474 PO yang dikendarai Muhammad Badri 70 bersama Siti Wasliyah 60, keduanya dari Desa Pangarengan.

Saat itu, Dump Truk melaju dari arah timur ke barat dan Motor Honda Supra dari utara ke selatan sedang menuju ke arah Kecamatan Pangarengan, saat di TKP Sopir Dump Truk yang melajukan kendaraannya agak cepat (diduga akibat padamnya traffic light) tidak bisa menghindar dari Motor Honda Supra yang diketahui tiba tiba melintas didepannya.

Tabrakan pun tak terelakkan, Muhammad Badri dan Siti Wasliyah pengendara Motor Honda Supra terpental, akibatnya Siti Wasliyah meninggal dunia di lokasi kejadian dan Muhammad Badri dilarikan ke Rumah Sakit dr Muhammad Zyn (RSMZ) karena luka berat. ***

Tinggalkan Balasan

>