BeritaKesenian

Kreativitas dan Karakter Pelajar Madura Bersinar Lewat Gelar Karya P5 di SMPN 1 Tambelangan

321
×

Kreativitas dan Karakter Pelajar Madura Bersinar Lewat Gelar Karya P5 di SMPN 1 Tambelangan

Sebarkan artikel ini
Foto: Parade kesenian tradisional Madura Daul Dug-Dug. @by_News9.id
Foto: Parade kesenian tradisional Madura Daul Dug-Dug. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Suasana meriah dan penuh semangat memenuhi sepanjang jalan Kecamatan Tambelangan, Sampang, Madura Kamis (15/5/25).

Ratusan siswa SMP Negeri 1 Tambelangan menampilkan parade kesenian tradisional Madura “Daul Dug-Dug” dalam rangkaian acara Gelar Karya Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka, yang menekankan penguatan karakter dan kompetensi pelajar melalui pendekatan yang lebih kontekstual dan berbasis proyek.

Rute pawai dimulai dari Pasar Tambelangan dan berakhir di halaman sekolah, disambut antusias oleh masyarakat dan tokoh lokal.

Kepala UPTD SMPN 1 Tambelangan, Ahmad Fauzan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pendidikan karakter dan pelestarian budaya lokal.

“Gelar karya ini adalah bentuk konkret dari semangat Kurikulum Merdeka dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga tangguh, kreatif, dan berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fauzan menjelaskan bahwa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan komponen utama dalam Kurikulum Merdeka yang dirancang tidak sekadar untuk pembelajaran di dalam kelas.

P5 memberi ruang bagi peserta didik untuk belajar dari pengalaman langsung, berinteraksi dengan lingkungan sekitar, dan memperkuat kecintaan terhadap budaya daerah.

Penampilan para siswa pun tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan antarwarga sekolah dengan masyarakat.

Kesenian Daul Dug-Dug yang ditampilkan menjadi daya tarik utama, mengundang decak kagum dan tepuk tangan warga yang hadir menyaksikan.

Dengan mengedepankan nilai-nilai gotong royong, kemandirian, dan kebhinekaan, SMPN 1 Tambelangan memperlihatkan bagaimana pendidikan dapat menyatu dengan budaya dan kehidupan masyarakat.

Gelar karya ini tidak hanya menjadi panggung bagi siswa, tetapi juga wujud harapan akan generasi masa depan yang berintegritas dan berdaya saing tinggi. ***

Tinggalkan Balasan

2