Warning: opendir(/home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/mu-plugins): Failed to open directory: Permission denied in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-includes/load.php on line 981
Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep Resmi Diluncurkan – News 9
BeritaDaerah

Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep Resmi Diluncurkan

23
Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep Resmi Diluncurkan
FOTO: Logo Hari Jadi ke-758 Kabupaten Sumenep bertema "Songennep Sodek Parjuga" karya Choirurrahman. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi meluncurkan Logo Hari Jadi ke-758 Kabupaten Sumenep dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Logo tersebut tidak hanya menjadi identitas visual peringatan hari jadi daerah, tetapi juga merepresentasikan semangat, harapan, dan cita-cita masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep memiliki makna yang mendalam karena menggambarkan perjalanan sejarah, kekayaan budaya, serta optimisme masyarakat dalam menyongsong masa depan.

“Logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep ini bukan sekadar simbol atau gambar, tetapi mencerminkan perjalanan sejarah, kekayaan budaya, dan optimisme masyarakat untuk terus bergerak maju,” ujar Bupati, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, logo tersebut merupakan hasil karya kreatif yang sarat filosofi.

Setiap elemen yang terdapat di dalamnya menggambarkan karakteristik daerah, nilai-nilai budaya, serta semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor.

Bupati menegaskan, semangat yang terkandung dalam logo harus menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat untuk terus bersatu membangun daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

“Melalui logo ini, kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.

Logo Hari Jadi ke-758 Kabupaten Sumenep bertema “Songennep Sodek Parjuga” karya Choirurrahman mengandung berbagai simbol yang merepresentasikan identitas dan kekuatan daerah.

Tari Sintong melambangkan keteguhan nilai, keluhuran budi, serta keharmonisan budaya dan spiritualitas. Gerakannya mencerminkan karakter masyarakat Sumenep yang santun, berprinsip, dan berwibawa.

Keris menjadi simbol kehormatan, keberanian, dan kebijaksanaan yang melekat kuat pada jati diri Sumenep sebagai Kota Keris.

Batik melambangkan kekayaan budaya, kreativitas, dan kearifan lokal yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Migas menggambarkan kekayaan sumber daya alam dan energi Kabupaten Sumenep yang menjadi anugerah sekaligus motor penggerak pembangunan daerah.

Sementara dari sisi warna logo juga memiliki makna tersendiri.

Merah melambangkan keberanian, semangat juang, dan keteguhan menghadapi berbagai tantangan demi kemajuan daerah.

Kuning melambangkan kejayaan, kemuliaan, serta harapan akan masa depan yang lebih maju dan sejahtera.

Hijau melambangkan kesejukan, kerukunan, dan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat.

Adapun angka 758 pada logo merepresentasikan perjalanan panjang Kabupaten Sumenep yang berakar kuat pada budaya, menjunjung tinggi kebijaksanaan, dan terus mengukir kemajuan yang bermartabat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap daerah sebagai modal utama dalam melanjutkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Sumenep selama ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat yang berpartisipasi aktif sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.

“Berbagai capaian pembangunan yang diraih selama ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat yang berpartisipasi aktif sesuai dengan bidang dan kemampuannya masing-masing,” ungkapnya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi serta menjaga semangat kebersamaan dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Pembangunan daerah akan berhasil apabila seluruh elemen masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk berkontribusi dan berpartisipasi aktif sesuai kapasitasnya masing-masing,” pungkas Bupati. ***

2

Exit mobile version