BeritaDaerah

Madas Serumpun Hadiri Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Kapolda Jatim Tekankan Sinergi Hadapi Ancaman Multidimensi

46
×

Madas Serumpun Hadiri Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Kapolda Jatim Tekankan Sinergi Hadapi Ancaman Multidimensi

Sebarkan artikel ini
Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Kapolda Jatim Tekankan Sinergi Hadapi Ancaman Multidimensi
FOTO: Perwakilan komunitas, organisasi masyarakat, serta sejumlah tokoh daerah usai apel besar. @by_News9.id

SURABAYA, NEWS9 – Apel Besar Sabuk Kamtibmas yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan komunitas se-Jawa Timur digelar di lapangan upacara Mapolda Jawa Timur, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan anggota Madas Serumpun Asli Daerah dari tingkat DPD, DPC hingga DPAC yang hadir secara serentak.

Selain itu, tampak pula perwakilan komunitas, organisasi masyarakat, serta sejumlah tokoh daerah yang ikut ambil bagian dalam momentum penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tersebut.

Apel besar itu menjadi wujud kolaborasi lintas elemen sebagai inspirator dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Jawa Timur.

Dukungan luas dari berbagai kalangan menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Menurutnya, dinamika sosial dan politik, potensi radikalisme, hingga ancaman bencana alam dan krisis pangan menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi bersama.

“Tantangan ke depan tidak ringan. Karena itu, diperlukan sinergi, solidaritas, dan kolaborasi dari semua pihak untuk menjaga stabilitas kamtibmas di Jawa Timur,” tegasnya.

Ia juga memaparkan lima langkah strategis yang harus dijalankan bersama, yakni memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan, membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kepentingan, menempatkan masyarakat sebagai mitra strategis, meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana dan krisis sosial, serta menjaga ruang demokrasi tetap sehat dan bebas dari provokasi maupun hoaks.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa keamanan merupakan fondasi utama pembangunan. Tanpa stabilitas, pertumbuhan ekonomi dan investasi akan sulit berkembang.

“Keamanan adalah modal utama pembangunan. Jika stabilitas terganggu, maka sektor ekonomi dan investasi juga akan terhambat,” ujarnya.

Seluruh peserta apel pun diajak untuk menjadi agen kamtibmas di tengah masyarakat, sehingga setiap potensi ancaman dapat dikelola secara dini dan berubah menjadi kekuatan kolektif.

Sementara itu, Ketua DPD Jawa Timur, Abah Fatah, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Polda Jawa Timur dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, baik di tingkat regional maupun nasional.

“Kami siap bersinergi dan mendukung penuh upaya Polda Jatim dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

>