BeritaOlahraga

Madura United Pulang Tanpa Poin Usai Dibekuk Svay Rieng 3-0

246
×

Madura United Pulang Tanpa Poin Usai Dibekuk Svay Rieng 3-0

Sebarkan artikel ini
Foto: Laskar Sape Kerrab saat bertandang ke markas Svay Rieng FC, Kamboja. @by_News9.id
Foto: Laskar Sape Kerrab saat bertandang ke markas Svay Rieng FC, Kamboja. @by_News9.id

KAMBOJA, NEWS9 – Harapan Madura United untuk membawa pulang poin dari laga tandang di ajang Piala ASEAN 2025 pupus sudah.

Bertandang ke markas Svay Rieng FC, Laskar Sape Kerrab harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion National Marodok Techno, Kamboja, Kamis (10/4/2025).

Pelatih Alfredo Vera mencoba mengubah arah permainan setelah tertinggal di babak pertama dengan melakukan tiga pergantian langsung saat jeda.

Ilhamsyah, Miljan Skrbic, dan Andi Irfan diturunkan menggantikan Haudi Abdillah, Ezzejjari, dan Riski Afrisal untuk meningkatkan intensitas serangan.

Namun, strategi tersebut tidak berjalan sesuai rencana.

Palic yang ditarik lebih ke belakang untuk menggantikan posisi Haudi harus bekerja ekstra keras menahan gempuran agresif dari Svay Rieng yang tampil mengganas sejak awal babak kedua.

Sempat ada secercah harapan ketika Andi Irfan menciptakan penetrasi tajam di menit ke-52 dan melepaskan tembakan ke gawang. Namun, kiper Svay Rieng, Dara, sigap mengamankan bola.

Dua menit berselang, giliran Miswar melakukan penyelamatan penting dari peluang emas milik Sosidan.

Sayangnya, tekanan tinggi dari tuan rumah memaksa Madura United melakukan banyak kesalahan dalam membangun serangan.

Lulinha yang menjadi motor serangan dikawal ketat dan terpaksa turun terlalu dalam untuk menjemput bola, membuat lini serang kehilangan efektivitas.

Petaka datang di menit ke-68 saat Iran Junior harus ditarik keluar akibat benturan keras.

Taufany masuk menggantikan peran playmaker tersebut, namun kehilangan kreator utama membuat aliran bola Madura United semakin tersendat.

Dominasi Svay Rieng makin tak terbendung hingga menit ke-75.

Jarak antarlini yang renggang membuat Madura United kesulitan menerapkan permainan umpan pendek, sementara skema direct ball pun mudah terbaca oleh barisan pertahanan lawan.

Puncaknya terjadi di menit ke-90, saat Gabriel Silva lolos dari pengawalan di kotak penalti dan mengirim umpan matang kepada Min Ratanak yang tanpa ampun menaklukkan Miswar.

Gol tersebut memastikan kemenangan 3-0 bagi Svay Rieng dan menutup laga dengan kekecewaan mendalam bagi tim tamu.

Empat menit tambahan waktu tidak cukup untuk mengubah nasib.

Madura United pun harus mengakhiri laga dengan tangan hampa dan beban berat untuk evaluasi ke depan. ***

Tinggalkan Balasan

>