SUMENEP, News9 – Warga Perumnas Giling, Sumenep, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang masih hidup di teras Masjid Al-Kaudzar, Kamis (19/12/2024), sekitar pukul 14.00 WIB.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kain, dengan tali pusar yang masih utuh, oleh salah satu warga yang hendak melaksanakan salat Ashar.
Kepala Puskesmas Pamolokan, dr. Novia Sri Wahyuni, mengonfirmasi bahwa bayi tersebut segera mendapatkan penanganan medis.
“Bayi itu sepertinya baru lahir. Setelah satu jam menjalani perawatan di Puskesmas, bayi langsung dirujuk ke RSUD Sumenep,” jelasnya.
Menanggapi insiden itu, Pj Kepala Desa (Kades) Pamolokan, Ahmad Sayadi, mengungkapkan rasa miris atas tindakan tidak bermoral yang dilakukan oleh orang tua bayi tersebut.
“Membuang bayi sama saja dengan membunuh. Tindakan ini jelas bertentangan dengan ajaran Islam dan merupakan perbuatan yang tidak manusiawi,” tegas Didik.
Menurut Didik, kasus seperti itu sering kali terjadi karena kehamilan di luar nikah atau hubungan yang tidak direstui oleh keluarga.
Ia mengimbau warga untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka guna mencegah terjadinya hal serupa.
“Sebagai orang tua, kita harus lebih waspada dan ikut andil dalam mengawasi anak-anak kita. Kasus ini menjadi pelajaran agar tidak ada lagi korban seperti ini di masa depan,” tutupnya.
Sementara itu, pihak kepolisian dan Dinas Sosial telah bekerja sama untuk menangani kasus tersebut lebih lanjut.
Hingga berita ini dinaikkan, bayi tersebut dalam kondisi stabil dan mendapat perawatan di RSUD Sumenep. ****
