BeritaPeristiwa

Operasi SAR Hari Ke-4: Balita Tenggelam di Kalidawir Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas Ke Muara Ketingan

85
Operasi SAR Hari Ke-4: Balita Tenggelam di Kalidawir Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas Hingga Muara Ketingan
FOTO: Tim SAR Gabungan saat menyiagakan frekuensi komunikasi RAPI Sidoarjo. @by_News9.id

SIDOARJO, NEWS9 – Memasuki hari keempat pencarian, tim SAR Gabungan masih terus berupaya maksimal untuk menemukan Gibran Septian (1,5 tahun), balita yang dilaporkan hilang tenggelam di aliran sungai Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Hingga Sabtu (11/4/2026) malam, upaya penyisiran besar-besaran belum membuahkan hasil.

Musibah itu bermula pada Rabu (8/4) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban dilaporkan hilang saat anggota keluarga berada di depan rumah.

Dugaan korban jatuh ke sungai diperkuat dengan ditemukannya sepasang sandal milik korban; satu di depan rumah dan satu lagi ditemukan di pojok sungai.

Tim TRC BPBD Sidoarjo yang menerima laporan pada pukul 15.30 WIB langsung bergerak melakukan asesmen dan koordinasi di lokasi kejadian (LKP).

Operasi pencarian pada Sabtu (11/4) dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan kekuatan penuh yang terbagi dalam 9 Search and Rescue Unit (SRU) Air dan 1 SRU Darat.

Penyisiran dilakukan secara masif menggunakan perahu karet (LCR) dari berbagai unsur seperti BASARNAS, BPBD Sidoarjo, BPBD Jatim, Tagana, Brimob, hingga relawan SAR MTA dan Gerpik. Tim menyisir kanan-kiri sungai serta titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi tersangkutnya korban.

“Sortie 1 dan 2 telah melakukan penyisiran dari LKP hingga titik terjauh di Muara tepi Pantai Ketingan pada koordinat 07°29,40’8″ S – 112°49,35’55” E. Tim juga melakukan penguraian tumpukan eceng gondok di area bawah jembatan kayu, namun hasil masih nihil,” tulis laporan resmi Posko Ops SAR Gabungan.

Petugas di lapangan menghadapi tantangan alam yang cukup berat dalam proses pencarian ini, di antaranya:

Jarak Tempuh: Luasnya area pencarian dari LKP hingga ke muara mencapai kurang lebih 14 kilometer.

Kondisi Sungai: Debit air yang tinggi disertai arus yang deras menyulitkan pergerakan perahu.

Hambatan Vegetasi: Padatnya eceng gondok di area hulu serta tanaman kangkung (krangkong) di area hilir rumah pompa.

Rintangan Fisik: Terdapat banyak tonggak kayu dan jaring nelayan di jalur tengah menuju muara.

Berdasarkan hasil evaluasi pada pukul 16.00 WIB, pencarian untuk sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi (12/4).

Fokus pencarian hari kelima besok akan dipusatkan pada area Dam Penatar Sewu hingga ke arah Muara.

Tim SAR Gabungan juga tetap menyiagakan frekuensi komunikasi RAPI Sidoarjo di Rx 142.970 dan Tx 142.220 tone 88.5 untuk mempercepat koordinasi informasi di lapangan.

Keluarga dan warga setempat terus berharap korban dapat segera ditemukan di tengah kondisi cuaca yang diprediksi cerah berawan dalam beberapa hari ke depan. ***

Exit mobile version