BeritaPeristiwa

Panik di Laut Sapudi, Kapal Feri Darma Dwipa Utama Alami Kerusakan Mesin

406
Foto: Kapal feri Darma Dwipa Utama tujuan Kalianget – Sapudi saat mengalami kerusakan mesin ditengah laut. @by_News9.id/jatim.pikiran-rakyat.com
Foto: Kapal feri Darma Dwipa Utama tujuan Kalianget – Sapudi saat mengalami kerusakan mesin ditengah laut. @by_News9.id/jatim.pikiran-rakyat.com

SUMENEP, NEWS9 – Perjalanan ratusan penumpang kapal feri Darma Dwipa Utama tujuan Kalianget – Sapudi berubah menjadi kepanikan besar setelah kapal mengalami kerusakan mesin di tengah laut, Senin (2/6/2025).

Insiden terjadi di perairan sekitar Pulau Sapudi, mengakibatkan kapal terombang-ambing selama berjam-jam.

Upaya teknisi kapal memperbaiki kerusakan tidak membuahkan hasil.

Mesin kapal yang oleh warga sekitar kerap disebut Kapal Setya Kencana tak kunjung bisa menyala, membuat situasi semakin genting.

Pantauan langsung media memperlihatkan kepanikan penumpang yang mulai berebut jaket pelampung berwarna oranye.

Mereka bersiaga seolah kapal dalam ancaman tenggelam, meskipun ombak saat itu tidak terlalu tinggi.

“Saya sebenarnya takut, makanya saya juga ikut ngambil baju renang (pelampung). Untung ombak tidak terlalu besar,” ujar salah satu penumpang, yang mengaku trauma dengan tragedi tenggelamnya Kapal Motor Lorena Indah beberapa waktu lalu di perairan Situbondo.

Menanggapi situasi darurat itu, pihak operator kapal segera menghubungi otoritas pelabuhan Kalianget untuk meminta bantuan evakuasi.

Sekitar ratusan penumpang akhirnya dipindahkan ke kapal tongkang yang biasa melayani rute penyebrangan Talango.

“Evakuasinya pakai tongkang. Banyak penumpang yang panik dan tetap memakai jaket pelampung saat dipindahkan,” lanjut penumpang.

Penumpang yang telah dievakuasi dibawa kembali ke Pelabuhan Kalianget untuk diistirahatkan sementara, sembari menunggu perbaikan kapal.

Yang mengkhawatirkan, hal itu bukan kali pertama Darma Dwipa Utama mengalami kerusakan serupa.

Sebelumnya, kapal tersebut juga sempat macet dalam pelayaran menuju Situbondo.

Meskipun telah berulang kali mengalami kendala, kapal ini masih dioperasikan tanpa penggantian.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan geliat ekonomi di Pulau Sapudi, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait keselamatan pelayaran.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti kerusakan mesin kapal. ***

Exit mobile version