SAMPANG, NEWS9 – Aksi pencurian hewan ternak kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Seekor sapi milik warga Desa Napo Daya, Kecamatan Omben, dilaporkan raib dicuri pada Kamis dini hari (29/5).
Berkat kerja sama warga, hewan ternak tersebut berhasil ditemukan hanya dalam waktu empat jam setelah dilaporkan hilang.
Peristiwa ini menimpa Moch. Irfan (34), pemilik sapi yang menyadari kehilangan sekitar pukul 03.00 WIB.
Ia segera melapor kepada tetangganya, Mahmud, yang rumahnya hanya berjarak sekitar 10 meter. Respons cepat warga sekitar pun menjadi kunci dalam proses pencarian.
“Mahmud bersama tiga warga lainnya, Abu Siri, Rudi, dan Usman Hadi, langsung bergerak menyusuri jejak kaki sapi yang mengarah ke arah barat dan utara,” ungkap Kasihumas Polres Sampang, Ipda Gama Rizaldi, saat dikonfirmasi, sejumlah media Senin (2/6).
Tim pencari harus melintasi medan cukup sulit, termasuk kawasan persawahan dan perbukitan, hingga akhirnya tiba di perbatasan antara Desa Angsoka dan Desa Rongdalem.
Di lokasi tersebut, sekitar pukul 07.00 WIB, sapi ditemukan dalam kondisi diikat pada akar pohon dan disembunyikan di selokan yang tertutup rerumputan.
Penemuan itu sempat didokumentasikan warga dalam bentuk video sebelum hewan ternak tersebut dikembalikan ke rumah pemiliknya.
Menurut pihak kepolisian, kerugian yang ditaksir jika sapi tidak berhasil ditemukan mencapai Rp7,5 juta.
“Korban awalnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Omben. Namun, karena pertimbangan wilayah dan skala penanganan, kasus kemudian dilimpahkan ke Polres Sampang,” jelas Ipda Gama.
Dari hasil penyelidikan awal, aparat kepolisian telah mengantongi rekaman CCTV yang memperlihatkan dua terduga pelaku.
Salah satu dari mereka tampak menuntun sapi, sementara yang lain mengenakan jaket dan berjalan mengikuti dari belakang.
Hingga saat ini, jajaran Satreskrim Polres Sampang masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diperkirakan melarikan diri usai menyembunyikan sapi curian tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian hewan ternak, terutama menjelang momentum Idul Adha. ***













>