BeritaPendidikan

Perkuat Literasi Anak, BPRS Bhakti Sumekar Donasikan Buku dan Sarana Perpustakaan

200
Perkuat Literasi Anak, BPRS Bhakti Sumekar Donasikan Buku dan Sarana Perpustakaan
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, Hairil Fajar (kanan), saat memberikan bantuan donasi buku dan sarana perpustakaan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, memberikan bantuan donasi buku dan sarana perpustakaan senilai Rp5 juta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan budaya membaca sejak usia dini.

Bantuan tersebut diserahkan dalam momentum launching Perpustakaan Ramah Anak Nasional “Taman Maca Asre Pajadu” di SDN Pajagalan II Sumenep, Kamis (5/5/2026).

Kegiatan launching berlangsung meriah di halaman sekolah dengan melibatkan berbagai pihak dan stakeholder pendidikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Dinas Perpustakaan Daerah, komite sekolah, paguyuban kelas, wali murid, hingga Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Sumenep.

Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan disambut antusias oleh para siswa, khususnya para Duta Baca SDN Pajagalan II Sumenep.

Mereka merupakan siswa pilihan yang memiliki kebiasaan membaca buku fisik paling aktif di sekolah dan menjadi simbol tumbuhnya budaya literasi di lingkungan pendidikan dasar.

Suasana launching semakin semarak dengan berbagai penampilan seni siswa, mulai dari lagu “Rukun Sama Teman”, dongeng anak, hingga pertunjukan hadrah.

Lagu Mars Pajadu yang dibawakan siswa turut menyita perhatian tamu undangan karena menggambarkan visi dan misi pendidikan literasi sekolah.

Kepala SDN Pajagalan II Sumenep, Hudi Susila, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan Perpustakaan Ramah Anak Nasional tersebut.

“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep yang telah mempercayakan amanah Perpustakaan Ramah Anak ini kepada keluarga besar SDN Pajagalan II,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam membangun budaya membaca di sekolah.

Donasi buku yang diberikan untuk Perpustakaan Ramah Anak Nasional tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat koleksi bacaan anak.

Tidak hanya dari BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, bantuan buku juga datang dari guru, komite sekolah, wali murid, dan paguyuban kelas.

Sementara itu, Hairil Fajar menegaskan bahwa budaya membaca harus terus diperkuat di tengah perkembangan teknologi digital saat ini.

Menurutnya, membaca buku fisik memberikan pengalaman berbeda dibanding membaca melalui perangkat telepon genggam.

“Kami terus mendorong sekolah mengajak anak atau murid gemar membaca. Membaca buku berbeda dengan membaca tulisan di HP. Membaca buku akan selalu diingat setiap halamannya,” jelas Hairil Fajar.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membagikan kisah masa kecilnya yang gemar membaca dongeng semasa sekolah dasar.

Cerita-cerita hewan yang pernah dibacanya, menurut Hairil, masih membekas hingga sekarang dan menjadi bagian penting dalam membentuk daya imajinasi anak.

“Dulu semasa SD saya senang membaca dongeng. Sampai sekarang masih ingat cerita tentang kuda, kancil, rusa, kera, dan singa. Cerita-cerita seperti itu sangat membangun imajinasi anak,” ungkapnya.

Sebagai simbol resmi launching Perpustakaan Ramah Anak Nasional SDN Pajagalan II Sumenep, dilakukan pemotongan pita dan tumpeng oleh Hairil Fajar bersama kepala sekolah dan tamu VVIP lainnya.

Tepuk tangan meriah dari siswa dan tamu undangan menandai lahirnya ruang literasi baru yang diharapkan menjadi pusat tumbuhnya budaya membaca anak di Kabupaten Sumenep.

Di akhir acara, para tamu mengunjungi perpustakaan dan menyaksikan langsung aktivitas membaca siswa.

Guru SDN Pajagalan II Sumenep, Ali Harsojo, turut memaparkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pembelajaran dan literasi anak modern.

Launching Taman Maca Asre Pajadu tidak sekadar menjadi seremoni pendidikan, melainkan simbol nyata kolaborasi dalam membangun generasi literat, kreatif, dan cinta membaca di era modern. ***

2

Exit mobile version