Warning: opendir(/home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/mu-plugins): Failed to open directory: Permission denied in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-includes/load.php on line 981
PT Wira Usaha Sumekar Digeruduk Mahasiswa – News 9
BeritaPeristiwa

PT Wira Usaha Sumekar Digeruduk Mahasiswa

156
PT Wira Usaha Sumekar Digeruduk Mahasiswa
FOTO: Gerakan Revolusioner Mahasiswa Sumenep (Germa) saat aksi demonstrasi di depan PT WUS. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Gerakan Revolusioner Mahasiswa Sumenep (Germa) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor PT Wira Usaha Sumekar (PT WUS), salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (18/6/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menyoroti tata kelola perusahaan yang dinilai tidak sehat dan mempertanyakan kinerja PT WUS yang selama beberapa tahun terakhir disebut terus mengalami kerugian.

Koordinator aksi, Moh Ibnu Alzajary, menilai kondisi PT WUS saat ini jauh dari tujuan awal pembentukan BUMD yang seharusnya menjadi instrumen peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta penggerak ekonomi masyarakat.

“Data yang kami himpun menunjukkan PT WUS dalam beberapa tahun terakhir mengalami kerugian dan tidak memberikan dividen kepada pemerintah daerah. Kondisi ini berdampak pada penurunan nilai ekuitas saham daerah yang ditanamkan di perusahaan tersebut,” ujar Ibnu dalam orasinya.

Menurutnya, situasi tersebut menjadi alarm serius bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perusahaan daerah tersebut.

Di sisi lain, Germa juga menyoroti penggunaan penyertaan modal yang bersumber dari APBD.

Mereka menilai dana publik yang telah digelontorkan ke PT WUS belum menunjukkan hasil yang sebanding bagi daerah.

“BUMD dibentuk untuk memberikan manfaat ekonomi dan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Penyertaan modal terus diberikan, sementara kontribusi perusahaan terhadap daerah tidak terlihat signifikan,” tegasnya.

Selain menyoroti persoalan kinerja, massa aksi juga mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan perusahaan.

Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan audit dan penyelidikan secara transparan terhadap seluruh aktivitas keuangan PT WUS.

Germa meminta direksi bertanggung jawab atas menurunnya nilai ekuitas saham milik pemerintah daerah.

Mereka juga mendesak agar dugaan pelanggaran hukum yang disampaikan dalam aksi tersebut diusut secara tuntas sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam tuntutannya, massa mendesak dilakukan reformasi total terhadap tata kelola dan struktur internal PT WUS.

Mereka juga meminta Direktur Utama PT WUS mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kinerja perusahaan yang dinilai gagal memenuhi harapan masyarakat dan pemerintah daerah.

Sementara itu, aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan.

Hingga berita ini ditetbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT WUS terkait tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi. ***

2

Exit mobile version