BeritaDaerah

Ramadan Jadi Momentum Bersih Informasi, Humas PSHT Pusat Madiun dan JTI Perkuat Sinergi Strategis

25
×

Ramadan Jadi Momentum Bersih Informasi, Humas PSHT Pusat Madiun dan JTI Perkuat Sinergi Strategis

Sebarkan artikel ini
Ramadan Jadi Momentum Bersih Informasi, Humas PSHT Pusat Madiun dan JTI Perkuat Sinergi Strategis
FOTO: Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun bersama Jurnalis Terate Indonesia (JTI) usai buka puasa bersama, @by_News9.id

MADIUN, NEWS9 – Dalam atmosfer spiritual Bulan Suci Ramadan, Humas Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun bersama Jurnalis Terate Indonesia (JTI) mempertegas komitmen sinergitas pemberitaan melalui agenda silaturahmi dan buka puasa bersama, Sabtu (28/02/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni kebersamaan, melainkan forum konsolidasi strategis guna memperkuat tata kelola komunikasi organisasi agar lebih akurat, sistematis, dan akuntabel di tengah dinamika arus informasi digital yang kian kompleks.

Agenda ini digelar sebagai tindak lanjut atas suksesnya kegiatan parluh pada 6–8 Februari 2026 di Padepokan SH Terate Pusat, Jalan Merak, Kota Madiun.

Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk menyelaraskan langkah komunikasi pascakegiatan nasional tersebut, sekaligus memperkokoh integritas pemberitaan demi menjaga marwah organisasi.

Bertempat di Cafe Stasiun Kawak, Jalan Srirejeki, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, suasana diskusi berlangsung hangat namun substansial.

Para pengurus Humas dan insan JTI berdialog setara, membahas pola koordinasi, mekanisme distribusi informasi, hingga standar etik dalam publikasi kegiatan organisasi.

Ketua JTI, Agus Cahyono, menegaskan bahwa kolaborasi antara humas dan jurnalis internal merupakan fondasi penting dalam membangun kredibilitas organisasi di ruang publik.

“Sinergi ini adalah langkah strategis agar setiap informasi kegiatan SH Terate tersampaikan secara akurat, terarah, dan dapat dipertanggungjawabkan. Di era digital, kecepatan harus berjalan beriringan dengan ketepatan,” ujarnya.

Menurutnya, keterbukaan ruang komunikasi antara JTI dan Humas Pusat menjadi indikator kedewasaan organisasi dalam mengelola informasi.

Sinergi tersebut diyakini berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pemberitaan, sekaligus memperkuat citra positif PSHT di tengah masyarakat luas.

Sementara itu, Staf Humas SH Terate Pusat, Siti Supriyantini, menyampaikan apresiasi atas terbangunnya suasana kekeluargaan yang produktif dalam pertemuan tersebut.

“Alhamdulillah, silaturahmi ini berjalan lancar dan penuh rasa persaudaraan. Ramadan menjadi momentum tepat untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengamalkan nilai-nilai luhur organisasi,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan komunikasi internal bukan semata aspek teknis, melainkan bagian dari pengamalan filosofi Memayu Hayuning Bawono sebuah prinsip untuk menghadirkan kedamaian, memperindah kehidupan, menjaga harmoni alam, serta merawat relasi antarmanusia.

Dalam kesempatan yang sama, JTI juga memperoleh penguatan struktural melalui penunjukan Kangmas Sudjarwo sebagai penasehat.

Kehadiran figur penasehat dinilai strategis dalam memberikan arah kebijakan, bimbingan moral, serta perspektif jangka panjang bagi pengembangan organisasi jurnalistik internal tersebut.

Lebih dari sekadar buka puasa bersama, momentum Ramadan ini menjadi simbol konsolidasi nilai dan profesionalitas.

Sinergi antara humas dan jurnalis internal di lingkungan PSHT diharapkan mampu melahirkan sistem komunikasi yang transparan, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama selaras dengan semangat persaudaraan dan kedamaian yang menjadi ruh perjuangan SH Terate. ***

Tinggalkan Balasan