BeritaPemerintahan

Serap Aspirasi Para Nelayan, Ra Huda Anggota DPRD Jatim Asal Sampang Gelar Reses 1 2024

319
Foto: Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur asal Kabupaten Sampang, Nurul Huda, SHi., MH., saat menggelar serap aspirasi, @by_News9.id
Foto: Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur asal Kabupaten Sampang, Nurul Huda, SHi., MH., saat menggelar serap aspirasi, @by_News9.id

SAMPANG, News9 – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur asal Kabupaten Sampang, Madura, Nurul Huda, SHi., MH., menggelar Serap aspirasi terhadap para Nelayan yang ada di Kampung Ju’lanteng jalan Banyu Asri gg 5 Kelurahan Banyuanyar.

Kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat – Reses 1 tahun 2024 Anggota DPRD Jawa Timur Nurul Huda SHi MH Fraksi PPP Dapil 14 Madura ini berlangsung di Gudang ikan milik H Rifa’i warga setempat, dan diikuti 120 kaum Nelayan dan Tokoh masyarakat setempat Selasa (19/11/24).

Dalam pengantar sekaligus tujuan dari kegiatan, disampaikan bahwa sebagai Anggota DPRD Jatim dirinya menjalankan tugas sesuai kewenangan yang diatur dalam peraturan perundang undangan untuk melakukan serap aspirasi kepada konstituen di Dapil masing masing.

“Walaupun bentuk kegiatan tidak harus mengumpulkan masyarakat, tapi saya tetap ingin mendengarkan aspirasi ini secara langsung dalam sebuah Forum,” ujarnya.

Karena menurut Ra Huda panggilan akrab Ketua DPD KNPI Sampang, melalui Forum seperti ini dirinya bisa bersilaturahmi dan lebih dekat dengan masyarakat selain menyerap aspirasi dan keluhan khususnya bagi kaum Nelayan di Kampung Ju’lanteng Kelurahan Banyuanyar.

Dijelaskan, dari hasil aspirasi yang diperoleh akan ditindaklanjuti melalui Rapat Kerja Komisi dengan Instansi terkait atau melalui Fraksi PPP antar lintas Komisi.

“Target saya setiap tahun aspirasi yang diperoleh dari sejumlah titik sasaran kegiatan penyerapan aspirasi ini akan dapat merealisasikan program sesuai pengajuan dengan pertimbangan skala perioritas,” ujarnya.

Situasi mulai hangat saat Kaum Nelayan ini diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi terkait keinginan yang menjadi kebutuhan dasar maupun kendala yang dialami.

Saking antusiasnya, harapan mengalir disampaikan hingga moderator terpaksa membatasi jumlah hanya 10 orang dalam dua sesi, walaupun masih banyak yang masih berebut untuk menyampaikan harapannya.

Dari 10 orang audiens yang menyampaikan harapan itu terkait kebutuhan pendukung Nelayan seperti Ruang (Gudang) pendingin penampung ikan, keranjang, fiber.

Selain itu kebutuhan yang disampaikan terkait infrastruktur jalan akses transportasi pengangkutan ikan yang rusak dan bertahan satu tahun walaupun sudah diperbaiki, lampu dan rambu lalu lintas kapal, Administrasi Operasional Kapal yang cukup rumit serta Tempat standar kapal yang kondisinya parah akibat terjadinya pendangkalan.

Menanggapi hal itu Nurul Huda SHi MH mengapresiasi antusiasnya kaum Nelayan dan akan menindaklanjuti sesuai perioritas dan tingkatan secara berjenjang.

“Artinya jika usulan kebutuhan itu dapat ditindaklanjuti di Tingkat Provinsi akan dilakukan sesuai Tupoksi kewenangan, sedangkan hal hal yang merupakan bagian dari ranah Pusat akan ditindak lanjuti secara berjenjang,” imbuhnya.

Ia berharap Tokoh masyarakat dan kaum Nelayan di Kelurahan Banyuanyar agar saling mengingatkan dan berkoordinasi intens untuk kelanjutan tindak lanjut tersebut.

Namun ditegaskan komitmen yang dibangun bersama ini akan terus diupayakan terutama terhadap usulan kebutuhan dasar yang dapat meningkatkan perekenomian masyarakat Nelayan di Kelurahan Banyuanyar. ***

Exit mobile version