Sertifikat Tanah Dikuasai Anak dan Mantan Istri, Warga Desa Tawangrejo Akan Adukan ke APH

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Aset tanah dan bangunan dengan legalitas atas nama Totok didapat saat bekerja di luar negeri, @by_News9.id

FOTO: Aset tanah dan bangunan dengan legalitas atas nama Totok didapat saat bekerja di luar negeri, @by_News9.id

BLITAR, NEWS9 – Totok (61) warga desa Tawangrejo Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar mengalami shock hingga menderita stroke dalam kurun waktu 1 tahun terakhir.

Pasalnya, surat tanah (SHM) atas nama dirinya, kini dikuasai oleh anaknya berinisial C dan mantan istri, yang berdomisili di desa sebelah hingga saat ini.

Totok sempat mengadukan permasalahan itu ke Kepala Desa Tawangrejo, namun ternyata sampai detik ini belum ditangani serius oleh pihak pemerintah desa.

Menurut Totok, 3 aset tanah dengan legalitas atas nama dirinya dia dapat saat bekerja dulu di luar negeri, dengan harapan dikumpulkan dan dikelola untuk keluarga dan anak cucunya. Namun naas, ternyata saat ini dikuasai sepihak oleh anak dan mantan istrinya.

Seperti yang disampaikan kepada awak media, dirinya berharap suatu saat aset tanah tersebut akan dibagi ke ahli waris. Namun, belum kesampaian harapan itu, justru anaknya dan mantan istri sudah mengambil semua sertifikat yang dimiliki. (2/2/2026).

“Dan mengambilnya saat saya memang dalam kondisi sakit waktu itu,” ucapnya. Lanjut Totok,” karena kebutuhan hidup dan saya sudah tidak bekerja, saya sempat menjaminkan salah satu sertifikat ke salah satu koperasi di Kesamben, namun tiba-tiba sertifikat tersebut diambil oleh anak saya dari koperasi tanpa sepengetahuan saya, dan anehnya oleh pihak koperasi kok diberikan?”

Menurut cerita dari salah satu saudara Totok, bahwa saat bekerja di luar negeri, Totok ditinggal selingkuh oleh mantan istrinya, bahkan pada saat itu terjadi penggerebekan oleh warga dan akhirnya mantan istrinya menikah dengan selingkuhannya itu.

“Seperti itulah mas ceritanya, sehingga pak Totok mengalami shock dan sakit hingga saat ini,” katanya.

Wartawan media ini juga berupaya menemui pihak mantan istri Totok, dan ditemui oleh anaknya.

Baca Juga:  Menggali Kemandirian Pangan, Majelis Maiyah Jhembhâraté Sampang Gelar Diskusi Publik Edisi ke-11

Dalam keterangan yang diberikan C mengakui jika memang menguasai semua sertifikat tanah bapaknya, dengan alasan untuk memperjuangkan hak waris atas dirinya dan ibunya.

Awak media mencoba konfirmasi ke Kepala Desa Tawangrejo Drs. Fatkhur Rofiq terkait polemik yang dialami oleh warganya. (7/2/2026).

Baca Juga:  Festival Ketupat 2025, Tradisi Meriah di Pantai Slopeng Siap Ramaikan Sumenep

Rofiq menjelaskan bahwa masalah ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan memang belum ada solusinya, meskipun sudah mencoba diadakan mediasi.

Bahkan, Kepala Desa membenarkan jika saat itu pisahnya mereka karena istrinya Totok yang bernama Tatik selingkuh dengan pria lain.

“Memang kejadian ini cukup lama, pada intinya Candra, anak pak Totok ini memperjuangkan haknya dan ibunya agar mendapat bagian tanah tersebut,” ujarnya. Lanjut Kepala Desa,”yang sebenarnya dilakukan oleh Candra dan ibunya saat menguasai surat tanah milik ayahnya adalah sesuatu yang kurang pas.”

Namun Rofiq menjelaskan kepada awak media, jika kasus ini akan diupayakan segera selesai dengan melibatkan berbagai unsur di desa untuk membantu menyelesaikan.

Baca Juga:  Nota Fiktif Proyek BSPS Gunakan Toko Kosong Milik Kepsek SDN Torjek

Pihak keluarga berharap agar Candra dan mantan istrinya Totok segera mengembalikan semua sertifikat yang dikuasai oleh mereka, sebelum pihak Totok melanjutkan permasalahan ini ke proses hukum.

“Jika memang mereka masih menguasai surat tanah milik saya, maka segera akan saya laporkan ke pihak kepolisian atas penguasaan surat tanah milik saya itu,” tutupnya. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: KMP Mutiara Santosa 2 yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep. @by_News9.id

PERISTIWA

KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar, 5 Tewas dan 41 Penumpang Hilang

Minggu, 2 Agu 2026 - 20:36 WIB

FOTO: (ilustrasi) Penangkapan maling yang kini menjadi sorotan publik maupun masyarakat Masalembu. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Sebut M Bukan Pelaku, Polsek Masalembu Didesak Buka Fakta

Minggu, 2 Agu 2026 - 16:40 WIB