SAMPANG, NEWS9 – Sebanyak puluhan warga Kabupaten Sampang yang tergabung dalam program “Mudik Seru Bareng NU se-Jawa dan Sumatera 2026” tiba di kampung halaman pada Senin (16/3) dini hari.
Rombongan yang menggunakan bus pariwisata tiba di halaman Mapolres Sampang tepat pukul 02.35 WIB dan disambut langsung oleh Kapolres Sampang AKBP Hartono.
Kapolres hadir didampingi Wakapolres Kompol Hery Kusnanto serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Sampang.
Kehadiran jajaran kepolisian di tengah malam tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap inisiatif sosial keagamaan yang memfasilitasi kepulangan warga perantauan.
“Ini adalah wujud sinergi yang indah antara masyarakat dan aparat. Kami menyambut baik program mudik gratis yang digagas oleh Nahdlatul Ulama. Fasilitas yang layak dan aman seperti ini adalah hak dasar warga yang harus didukung bersama,” ujar AKBP Hartono dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa penyambutan ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya untuk memastikan kondisi para pemudik tetap prima pasca menempuh perjalanan darat dari Jakarta.
Pasca keberangkatan dari Gedung PBNU, Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat, pada Minggu (15/3), para pemudik menempuh perjalanan panjang.
“Saya sempat berdialog dengan beberapa warga. Alhamdulillah, kondisi kesehatan mereka baik dan perjalanan berlangsung lancar. Ini menjadi catatan positif bahwa koordinasi antar lembaga mampu menghadirkan mudik yang tidak hanya gratis, tetapi juga manusiawi,” tegas AKBP Hartono.
Salah seorang pemudik mengaku terharu dengan sambutan hangat tersebut.
Ia menyampaikan rasa syukur atas pelayanan dan pengawalan yang membuat perjalanan mereka terasa aman.
Apresiasi khusus juga ditujukan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran yang dinilai telah memberikan perhatian penuh terhadap kelancaran arus mudik.
Dalam kesempatan itu, AKBP Hartono berpesan kepada seluruh warga yang baru tiba untuk dapat memanfaatkan waktu libur dengan bijak.
Ia mengimbau agar warga menjaga ketertiban dan keselamatan selama berada di kampung halaman, serta segera melapor jika menemui kendala selama masa Lebaran.
Kegiatan penyambutan yang berlangsung khidmat itu sekaligus menandai dimulainya gelombang kedatangan pemudik di Kabupaten Sampang.
Sinergi antara institusi kepolisian dan organisasi keagamaan seperti NU dinilai menjadi model ideal dalam pelayanan publik, khususnya dalam menghadapi agenda nasional seperti arus mudik Lebaran. ***













>