BeritaPemerintahan

Tolak Kenaikan Pajak, Seniman dan Aktivis Sumenep Desak Potong Gaji DPR dan Pejabat

461
Tolak Kenaikan Pajak, Seniman dan Aktivis Sumenep Desak Potong Gaji DPR dan Pejabat
FOTO: (istimewa) Fendi Kachonk, Seniman sekaligus aktivis sosial Kabupaten Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Gelombang penolakan terhadap rencana kenaikan pajak kini datang dari kalangan seniman dan aktivis sosial di Kabupaten Sumenep.

Mereka menilai kebijakan tersebut tidak berpihak kepada rakyat kecil, dan justru akan semakin menambah beban hidup masyarakat.

Seniman sekaligus aktivis sosial, Fendi Kachonk, menyatakan pihaknya menolak keras wacana kenaikan pajak.

Menurutnya, pemerintah seharusnya lebih bijak dengan memangkas gaji serta tunjangan para pejabat dan anggota DPR, ketimbang memaksa rakyat menanggung beban baru.

“Jangan lagi rakyat yang diperas dengan pajak. Potong dulu gaji dan tunjangan pejabat, lalu alokasikan dana itu untuk pendidikan dan kesehatan. Itu baru adil,” tegas Fendi, Sabtu (30/8/2025).

Di tengah sikap kritisnya terhadap kebijakan pemerintah, Fendi juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seraya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendoakan almarhum.

“Selain menyuarakan penolakan kenaikan pajak, kami juga berduka cita atas wafatnya saudara kita, Affan Kurniawan, seorang driver ojek online, pada 28 Agustus 2025 lalu, Semoga almarhum husnul khatimah,” ucapnya.

Penolakan kenaikan pajak dari seniman dan aktivis tersebut kian memperkuat suara publik yang mendesak agar kebijakan fiskal pemerintah benar-benar berpihak pada rakyat, bukan sekadar menutup lubang anggaran dengan mengorbankan masyarakat kecil. ***

Exit mobile version