MADIUN, NEWS9 – Dalam rangka menyemarakkan pergantian Tahun Baru 2026 dengan spirit kepedulian dan pembinaan generasi, enam panti asuhan yang tergabung dalam Lembaga Kerja Sama Zakat (LKZ) Persada Jawa Timur menyelenggarakan Yatim Camp Persada VI.
Kegiatan ini dipusatkan di Markas Yonif 501/Bajra Yudha, Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (27–28/12/2025), tersebut diikuti sekitar 200 anak yatim dan yatim piatu dari berbagai wilayah di Madiun dan sekitarnya.
Yatim Camp Persada VI dirancang sebagai ruang pembinaan karakter sekaligus penguatan mental dan spiritual anak-anak, melalui pendekatan edukatif, disiplin, serta kebersamaan yang dipandu langsung oleh prajurit Yonif 501/BY.
Ketua Panitia Yatim Camp Persada, Joko Susanto, saat dikonfirmasi awak media menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, keterbukaan dan dukungan penuh dari Yonif 501/BY menjadi faktor kunci suksesnya kegiatan kemanusiaan ini.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari keluarga besar Yonif 501/BY. Anak-anak terlihat bahagia karena mendapatkan pendampingan langsung dari para prajurit, mulai dari penanaman nilai kedisiplinan, kebersamaan, hingga pembinaan mental karakter melalui berbagai aktivitas edukatif seperti outbound,” ungkap Joko.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Yonif 501/BY yang telah membuka ruang kepedulian sosial serta memberikan dukungan total terhadap kegiatan yang menyasar anak-anak yatim dan yatim piatu sebagai generasi penerus bangsa.
Sementara itu, Sersan Satu Faisal Bahari, salah satu pendamping dan pelatih dari Yonif 501/BY, mengungkapkan kebanggaannya dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, mendidik dan mendampingi anak-anak yatim merupakan sebuah kehormatan sekaligus ladang pengabdian.
“Anak-anak ini berada pada fase krusial dalam proses tumbuh kembang. Mereka perlu dibekali kedisiplinan, kreativitas, kepercayaan diri, serta semangat pantang menyerah. Kami berharap kegiatan seperti Yatim Camp Persada dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin setiap tahun,” tuturnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini Yonif 501/BY berkomitmen menanamkan nilai integritas, ketangguhan mental, dan rasa percaya diri kepada anak-anak, agar mereka tidak merasa terpinggirkan atau kehilangan harapan meski tumbuh tanpa pendampingan orang tua.
“Meski mereka tidak didampingi orang tua, kami ingin menegaskan bahwa mereka tidak sendiri. Ada kami yang siap mendampingi, membimbing, dan menguatkan, agar kelak tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, tangguh, dan berintegritas,” pungkasnya. ***













>