BeritaPendidikan

10 Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Mulai Program PPL di MTs Nurul Hidayah Bluto

512
×

10 Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Mulai Program PPL di MTs Nurul Hidayah Bluto

Sebarkan artikel ini
Foto: Sebanyak 10 mahasiswa dari STKIP PGRI Sumenep resmi diserahterimakan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), @by_News9.id
Foto: Sebanyak 10 mahasiswa dari STKIP PGRI Sumenep resmi diserahterimakan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Sebanyak 10 mahasiswa dari STKIP PGRI Sumenep resmi diserahterimakan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kepada MTs Nurul Hidayah, Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) ini akan berlangsung selama dua bulan, mulai 6 Januari hingga 6 Maret 2025.

Serah terima mahasiswa dilakukan di ruang guru dan diterima langsung oleh Kepala MTs Nurul Hidayah, A. Zaini, S.Pd.I, bersama jajaran guru lainnya.

Dalam sambutannya, A. Zaini mengungkapkan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh STKIP PGRI Sumenep kepada lembaganya untuk menjadi tempat praktek mengajar.

“Ini adalah tahun kedua MTs Nurul Hidayah menerima mahasiswa PPL dari STKIP PGRI Sumenep. Kami menyambut dengan senang hati dan terbuka atas kepercayaan ini,” ujar A. Zaini, Senin (6/1/2025).

Ia juga berpesan kepada mahasiswa PPL agar aktif berkoordinasi dengan guru pamong selama menjalankan tugasnya.

“Perbanyaklah koordinasi dengan guru pamong agar kegiatan ini berjalan lancar,” tambahnya.

Sementara itu, DPL STKIP PGRI Sumenep, Iskandar, M.E.I, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengelola MTs Nurul Hidayah, khususnya kepada pengasuh pondok pesantren yang menaungi lembaga tersebut.

Ia juga meminta maaf apabila nantinya terdapat kekurangan dari para mahasiswa selama menjalani program PPL.

“Atas nama Ketua STKIP PGRI Sumenep, saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan lembaga ini menerima mahasiswa kami. Kami juga memohon maaf jika nantinya ada hal yang kurang sesuai, dan kami berharap bimbingan dari seluruh pihak di MTs Nurul Hidayah,” ucap Iskandar.

Selain itu, Iskandar berpesan kepada mahasiswa agar menjalani program ini dengan niat tulus demi mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di kampus.

“Niatkan kegiatan ini lillahi ta’ala, bukan semata-mata untuk nilai. Saya juga mengimbau mahasiswa agar bisa beradaptasi dengan budaya di lingkungan tempat mengajar, karena ini adalah kesempatan untuk mempraktikkan teori yang telah dipelajari,” tegasnya.

Program PPL ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan mengajar dan memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan di Sumenep. ***

Tinggalkan Balasan

2