Proyek Irigasi Boreng Senilai Rp1,2 M Jadi Sorotan, LSM AMPEL Temukan Kejanggalan

- Redaktur

Rabu, 20 November 2024 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pelaksana Proyek CV. Bumi Lestarindo dan berlokasi tak jauh dari proyek tanggul sungai (DAM) Gambiran, @by_News9.id

Foto: Pelaksana Proyek CV. Bumi Lestarindo dan berlokasi tak jauh dari proyek tanggul sungai (DAM) Gambiran, @by_News9.id

LUMAJANG, News9 – Proyek Pemeliharaan Jaringan Irigasi Boreng dan Perkuatan Sayap Bendung Boreng di Kabupaten Lumajang, dengan nilai anggaran Rp1,2 miliar dari APBD 2024 melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur, menuai sorotan publik.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Bumi Lestarindo dan berlokasi tak jauh dari proyek tanggul sungai (DAM) Gambiran, namun berbeda kontraktor.

Ketua LSM Pemerhati Lingkungan AMPEL, Arsyad Subekti, bersama awak media, mengunjungi lokasi proyek pada Rabu (20/11/2024).

Baca Juga:  Begal Sadis di Sumenep, Warga Sogian Nyaris Jadi Korban

Ia mengungkapkan adanya dugaan kejanggalan terkait pelaksanaan proyek yang dapat memunculkan persepsi negatif di masyarakat.

“Proyek ini lokasinya dekat dengan pekerjaan DAM Gambiran yang masih berjalan, tapi dikerjakan oleh kontraktor yang berbeda. Ini menjadi tanda tanya, karena seolah berada dalam satu kompleks,” ujar Arsyad.

Saat kunjungan, Arsyad juga mencatat bahwa papan informasi proyek sempat tidak terlihat di lokasi. Namun, setelah melaporkan hal ini kepada PU SDA Kabupaten Lumajang, Prabowo kepala dinas terkait mengirimkan foto via WhatsApp yang menunjukkan papan proyek telah terpasang, meski kemudian diketahui bahwa posisinya berpindah tempat.

“Ada, Cak, papan informasi proyeknya. Bahkan lengkap dengan titik koordinatnya,” kata Arsyad membacakan balasan pesan WhatsApp dari Prabowo.

Arsyad juga menyoroti kualitas pengerjaan proyek yang dinilai kurang memenuhi standar mutu. Menurutnya, hasil pekerjaan terlihat kurang maksimal dan perlu evaluasi lebih lanjut.

“Kualitas pekerjaannya tampak kurang bagus dan tidak memenuhi standar mutu,” tambahnya.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala PU SDA Kabupaten Lumajang, Prabowo, berjanji akan segera melakukan inspeksi ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.

“Saya sudah berusaha melaporkan hal ini, dan pihak PU SDA Kabupaten Lumajang mengatakan akan melakukan cross-check ke lapangan,” ujar Arsyad.

Sorotan terhadap proyek ini menambah daftar panjang perhatian publik terhadap pelaksanaan program infrastruktur di Lumajang. Transparansi dan mutu pengerjaan menjadi hal yang dituntut oleh masyarakat. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Farid Azziyadi, Aktivis pemerhati petani. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

PT Djarum Belum Pastikan Serapan Tembakau Madura

Rabu, 26 Agu 2026 - 09:59 WIB