PILKADA: Antara Pilihan Logis dan Logistik

- Redaksi

Minggu, 1 Desember 2024 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Istimewa) Bambang S. Aktivis senior sekaligus Ketua IMB, @by_News9.id

Foto: (Istimewa) Bambang S. Aktivis senior sekaligus Ketua IMB, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Pilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep telah usai dengan berbagai dinamika yang mengitari dan segala pernak pernik Demokrasi yang menghiasi toh akhirnya Pilkada berjalan lancar sukses dan tentunya “Damai“.

Di setiap perhelatan kontestasi politik Sumenep memang cenderung lebih terbuka dan lebih dekat dengan Nuansa Demokrasi dan rasa amannya daripada daerah-daerah lain di Madura meskipun memang dibanyak sisi masih tetap serupa.

Hal ini karena Sumenep mamang meiliki IPM yang lebih bagus jika dibandingkan dari daerah lain di Madura, dimana ini bisa dijadikan salahsatunya tingkat melek huruf dan pendidikan yang juga lebih baik.

Tingkat Pendidikan dan pengetahuan masyarakat memiliki andil besar dalam memaknai Demokrasi khususnya dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Baca Juga:  Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu

Trnasformasi pengetahuan, Budaya dan Pemikiran yang terbuka juga menjadi piranti pendewasaan politik masyarakat.

Faktor-Faktor determinan yang dahulu menjadi penopang utama dalam meraih suara dan menjadi alat memburu pilihan (Vote Hunter) seperti Patronise Pthernalis menjadi semakin kurang berpengaruh dalam Ajang “Vote getter“.

Apakah hal ini menjadi penanda matinya Politik Patronais-Pathernalis?

Tentu belum ke arah itu namun secara perlahan menuju ke arah Pilihan Logis dan tentu Logistik.

Pilihan “Logis dan Lgistik” sepertinya menjadi sangat penting sebagai basis pikiran sadar masyarakat dalam menentukan pilihan.

Contohnya sebagus apapun Visi dan Misi calon dan sehebat apapun kecaman dan serangan terhadap lawan jika tak dibarengi dengan hal materiil “Logis dan Logistik” Sepertinya akan sedikit sia-sia belaka.

Baca Juga:  Bupati Minta Pelaksana SCE 2026 Event Wisata Sumenep Lebih Berani Berinovasi

Budaya Masyarakat sumenep yang santun halus berbahsa dan tatakrama “Keraton” belum cocok dipengaruhi dengan cara-cara bercorak Bar-bar, Kasar dan bernuansa “Ekstrimis“.

Penggunaan adegium kampanya yang cenderung menyerang dan kadang sedikit tendensius tidak menjadi menambah simpati masyarakat malah menjadi kontrproduktif dan menjadi bomerang pelemahan pihaknya sendiri dan hal ini kita perhatikan sdh terbukti dalam beberapa perhelatan pilkada di Sumenep.

Ketokohan dan sepak terjang para Calon memang akan mengangkat angka  Popularitasnya tapi belum tentu berbandibg lurus denga tingkat elektabilitasnya.

Mengacu kepada pilkada Kabupaten Sumenep 2024 ini jika dilihat dari tingkat Popularitas kedua Paslon adalah sama-sama kuat karena keempat orang yang menjadi peserta adalah orang lama dan sudah sama dikenal oleh Publik.

Di kubu FAHAM, Fauzi-Imam adalah dua tokoh publik yang sudah lama diranah Politik Fauzi sebagai Wabup dan Bupati incumben dan Kiai Imam Hasyim sebagai Ketua Cabang Partai besar, PKB, Mantan Ketua DPRD.

Baca Juga:  Ulama Sumenep Serukan Perdamaian, Dukungan Penuh untuk Bupati Terpilih

K. Ali Fikri ketua DPC PPP dan sdh 2 kali mencolonkan sebagai Cabup-Cawabup di Sumenep serta K. Unais AH, Politisi PKB, Peenah menjadi Anggota DPRD hingga DPR RI jadi secara Popularitas 11/12.

Tapi sekali lagi keputusan memilih itu dipengaruhi banyak indikator dan yang Dominan adalah Menentukan Pilihan karena alasan “LOGIS dan LOGISTIG“.

Jadi kalau mau terjun ke Dunia Politik wajib mempertimbangkan Alasan LOGISnya dan Dasar LOGISTIKnya, Kalau Logis saja tanpa Logistik siap-siap untuk kalah.

Pas Tak Parcejeeh (Tidak Percaya) …????

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC
Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang
PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD
Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional
Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja
Sistem Pilkada Ditangan DPRD, Demokrat Tetap Satu Barisan dengan Presiden Prabowo
Eva Hestiyawati Jadi Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Banyuwangi 
Said Kembali Nahkodai PDIP Jatim, Target 5 Juta Suara dan 50 Ribu Startup Dipatok
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:35 WIB

PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:04 WIB

Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang

Minggu, 26 April 2026 - 21:13 WIB

PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD

Senin, 19 Januari 2026 - 17:48 WIB

Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:01 WIB

Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB