Aksi di Mapolresta Sumenep, PPD Desak Polisi Tangkap Asmawi

- Editorial Team

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Massa aksi dari Pemuda Peduli Desa (PPD) di depan Mapolresta Sumenep, @by_News9.id

FOTO: Massa aksi dari Pemuda Peduli Desa (PPD) di depan Mapolresta Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemuda Peduli Desa (PPD) menggelar aksi di depan Mapolresta Sumenep, mendesak kepolisian segera mengusut tuntas perkara penebangan pohon siwalan, Jumat (2/10/2026).

Massa aksi meminta penyidik tidak berlarut-larut menangani kasus yang mereka nilai relatif sederhana.

Mereka juga mendesak aparat kepolisian segera memeriksa dan menetapkan pihak yang dianggap bertanggung jawab, termasuk Asmawi yang dalam aksi tersebut disebut sebagai pihak yang memerintahkan penebangan pohon siwalan.

Koordinator Lapangan Pemuda Peduli Desa, Ubaidillah, mengatakan pihaknya telah beberapa kali melakukan audiensi dengan kepolisian.

Namun, menurut dia, belum terlihat perkembangan signifikan dalam penanganan perkara tersebut.

“Berapa kali kami melakukan audiensi bersama Polresta, tetapi sampai sekarang belum ada perkembangan yang signifikan. Ini sebenarnya perkara yang sederhana, yaitu terkait penebangan pohon siwalan,” tegas Ubaidillah.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh dipandang sebatas penebangan pohon. Sebab, pohon siwalan yang ditebang disebut menjadi bagian dari sumber penghasilan Mahyuni dan keluarganya.

Baca Juga:  Penganiayaan di Sumenep Berujung Maut, Perselingkuhan Jadi Motif Utama

Dia menilai, apabila terdapat bukti dan keterangan saksi yang mengarah pada dugaan tindak pidana, penyidik harus berani mengambil langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap penyidik segera menetapkan tersangka apabila alat bukti dan unsur pidananya telah terpenuhi. Seluruh proses pemeriksaan harus dilakukan secara profesional dan transparan,” ujarnya.

Dalam orasinya, Ubaidillah juga meminta polisi mengusut pihak yang diduga memberikan perintah penebangan.

Baca Juga:  Kejari Sumenep Jangan Ragu, Loyalis Buya Said: Usut Tuntas Dugaan Korupsi BSPS

Nama Asmawi disebut dalam aksi sebagai pihak yang diduga berada di balik peristiwa tersebut.

“Yang memerintahkan agar pohon siwalan ditebang juga harus diperiksa dan ditindak sesuai hukum apabila terbukti terlibat. Kami meminta Asmawi segera dipanggil dan diperiksa secara serius,” katanya.

Pemuda Peduli Desa juga mempertanyakan proses penanganan perkara yang hingga kini, menurut mereka, belum menunjukkan kepastian hukum.

Mereka menyebut sejumlah saksi telah memberikan keterangan kepada penyidik dan barang bukti fisik juga telah diamankan.

Baca Juga:  Spektakuler Pemuda Tambelangan Bersatu Sukses Gelar TFC ke 6 

Ubaidillah menegaskan, jangan sampai perkara yang menyangkut sumber penghidupan masyarakat justru berlarut-larut tanpa kejelasan.

“Jangan sampai kasus penebangan pohon siwalan yang menimpa Ibu Mahyuni menjadi tabir gelap. Kalau memang ada unsur pidananya, proses hukum harus berjalan secara terang dan transparan,” tegasnya.

Dia menyebut Mahyuni telah mengalami kerugian, baik secara materiil maupun nonmateriil.

Hilangnya pohon siwalan tersebut berdampak langsung terhadap sumber penghasilan keluarga korban.

“Ibu Mahyuni ini korban secara materiil maupun nonmateriil. Sekarang sudah tidak ada lagi pohon siwalan yang bisa menghasilkan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,” tandas Ubaidillah. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Nola

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka
Polresta Sumenep Tahan Asmawi, Korban Desak Hukum Dikawal Hingga Persidangan
DPRD Sampang Desak Usut Tuntas Dugaan Perselingkuhan ASN Puskesmas Robetal
Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka
Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum
Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan
Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah
PPD Desak Polresta Sumenep Segera Panggil Tersangka Asmawi
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Polresta Sumenep Tahan Asmawi, Korban Desak Hukum Dikawal Hingga Persidangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:31 WIB

DPRD Sampang Desak Usut Tuntas Dugaan Perselingkuhan ASN Puskesmas Robetal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB

FOTO: IMI dalam Aksi Demonstrasi di Universitas PGRI Sumenep. @by_News9.id

DAERAH

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:45 WIB