Laporan Pemotongan BSPS di Sumenep, Polisi Fokus Pulbaket untuk Ungkap Fakta

- Redaktur

Kamis, 23 Januari 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S., SH. @by_News9.id

Foto: Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S., SH. @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Tuduhan terkait pengkondisian sebesar Rp 200 juta yang menyeret nama Ainur Rahman, pelapor kasus dugaan pemotongan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep, ditegaskan sebagai informasi yang tidak benar.

Sebelumnya, dalam sebuah video klarifikasi yang beredar di grup WhatsApp dan akun TikTok Batu Kencana, Ainur Rahman dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

“Saya dari ruang penyidik Pidkor Polres Sumenep menyatakan bahwa isu pengkondisian Rp 200 juta itu tidak benar,” ujar Ainur dalam video tersebut.

Narasi tersebut sebelumnya ramai dibahas publik, menyebutkan adanya pengkondisian terkait pelaksanaan program BSPS. Namun, Ainur menegaskan bahwa informasi itu tidak berdasar dan sepenuhnya hoaks.

“Saya meminta kepada publik untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari tim penyidik Pidkor Polres Sumenep. Semua proses akan berjalan sesuai prosedur, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” tegasnya lagi.

Ainur juga mengingatkan bahwa program BSPS 2024 melibatkan ribuan penerima bantuan dari berbagai aspirator.

Baca Juga:  Teladani Semangat Gotong Royong, PWRI Sumenep Bantu Korban Gempa Sapudi

Oleh sebab itu, menurutnya, kesimpulan sepihak tanpa bukti adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab.

“Saya berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya. Serahkan saja kepada pihak berwenang untuk menyelesaikan kasus ini,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, saat dikonformasi mengatakan bahwa pihaknya masih dalam tahap pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terkait laporan dugaan pemotongan dana dalam program BSPS.

“Penyidik masih melakukan pengumpulan bahan keterangan,” jelas AKP Widiarti kepada News9.id pada Kamis (23/1/2025).

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta terkait dugaan pemotongan dana BSPS di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  SMSI Tegaskan Pendirian Perusahaan Pers sebagai Hak Konstitusional, Tolak Verifikasi yang Menghambat

Kasus tersebut menjadi perhatian publik, mengingat pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program bantuan pemerintah.

Polres Sumenep diharapkan segera memberikan hasil investigasi resmi untuk mencegah keresahan di masyarakat akibat simpang siur informasi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pria berinisial K (41) saat diamankan petugas. @by_News9.id

HUKRIM

Pria 41 Tahun Tertekuk di Pinggir Jalan Desa Pamolokan

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB

FOTO: (istimewa) Lesty Annatul Annisa' @by_News9.id

OPINI

Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:52 WIB