Siswa SMP 14 Bintan Diduga Jadi Korban Penganiyaan Dua Guru

- Redaktur

Selasa, 29 April 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Febri Hendriyadi, korban penganiayaan oleh dua oknum guru di sekolahnya. @by_News9.id

Foto: Febri Hendriyadi, korban penganiayaan oleh dua oknum guru di sekolahnya. @by_News9.id

BINTAN, NEWS9 – Seorang siswa SMP Negeri 14 Bintan, Febri Hendriyadi (13), diduga menjadi korban penganiayaan oleh dua oknum guru di sekolahnya.

Peristiwa itu terjadi saat jam istirahat di sekolah di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Kedua guru yang dilaporkan, yakni Selly dan Ikhwan, merupakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Baca Juga:  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gencarkan Program 'Lingkungan Super Bersih'

Berdasarkan keterangan dari korban, kedua guru tersebut tidak hanya melakukan kekerasan terhadap dirinya, tetapi juga diduga kerap melakukan tindakan serupa kepada siswa lain di sekolah tersebut.

Kepada News9.id, keluarga korban menyampaikan keinginan mereka agar kasus tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

“Kami ingin kasus ini diproses secara adil agar tidak ada lagi kekerasan terhadap anak-anak di sekolah,” ujar salah satu anggota keluarga korban, Selasa (29/4/2025).

Tidak hanya meminta keadilan, orang tua korban juga mendesak instansi terkait untuk segera memberhentikan kedua oknum guru tersebut.

“Kami meminta instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan aparat penegak hukum, agar kedua guru itu segera dipecat dan diproses hukum sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi telah dilakukan oleh tim News9 melalui panggilan WhatsApp kepada kedua guru yang bersangkutan, namun tidak mendapat balasan.

Baca Juga:  Hari Anti Korupsi, Dear Jatim Desak Kejari Sumenep Transparansi dan Investigasi Mendalam

Upaya serupa juga dilakukan kepada Kepala SMP Negeri 14 Bintan, Aris Doni Wibowo, namun hingga berita ini dinaikkan, belum ada tanggapan dari pihak sekolah. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang saat membagikan bendera merah putih. @by_News9.id

DAERAH

Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:35 WIB

FOTO: (ilustrasi) Pria berinisial K (41) saat diamankan petugas. @by_News9.id

HUKRIM

Pria 41 Tahun Tertekuk di Pinggir Jalan Desa Pamolokan

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB

FOTO: (istimewa) Lesty Annatul Annisa' @by_News9.id

OPINI

Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:52 WIB