Warisan Leluhur Tak Lekang Zaman: Seblang Olehsari Kembali Hidupkan Spirit Tradisi Using

- Editorial Team

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pangelaran tradisi adat Seblang Olehsari. @by_News9.id

FOTO: Pangelaran tradisi adat Seblang Olehsari. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Tradisi adat Seblang Olehsari kembali digelar di Desa Olehsari, Kabupaten Banyuwangi, pada 23 hingga 29 Maret 2026.

Ritual budaya khas masyarakat Using ini berlangsung setiap hari mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, dengan tetap menjaga pakem serta kesakralan yang diwariskan secara turun-temurun.

Kepala Desa Olehsari, Joko Mukhlis, menyampaikan bahwa Seblang bukan sekadar agenda tahunan atau pertunjukan budaya, melainkan ruang spiritual yang menyatukan nilai-nilai leluhur dengan kehidupan masyarakat masa kini.

“Seblang ini adalah warisan yang tidak hanya kami jaga, tetapi juga kami hayati. Di dalamnya terdapat makna mendalam tentang hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan para leluhur. Tradisi ini mengajarkan keseimbangan hidup yang menjadi pegangan masyarakat kami,” ungkap sang Kades

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya, Seblang memiliki rangkaian makna yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Baca Juga:  Festival Tongtong 2024, Tarian Jawa Tengah Siap Pukau Pengunjung di Sumenep

Mulai dari penunjukan penari perempuan yang telah melalui proses spiritual, hingga prosesi tari dalam kondisi trance yang diiringi musik tradisional Using dan doa-doa adat oleh pawang, seluruhnya merupakan simbol dari kekuatan spiritual dan kepercayaan masyarakat.

“Setiap unsur dalam Seblang memiliki filosofi. Penari bukan sekadar tampil, tetapi menjadi medium spiritual. Musik dan doa bukan hanya pengiring, melainkan bagian dari energi yang membangun suasana sakral. Ini bukan tontonan biasa, tetapi tuntunan yang diwariskan leluhur,” tambahnya.

Lebih jauh, Joko menegaskan bahwa Seblang juga diyakini sebagai bentuk ikhtiar kolektif masyarakat dalam menjaga keselamatan desa.

Baca Juga:  Fest RadhIesta 2025 Bakal Guncang Sumenep, Sensasi Dangdut Rock Koplo

Ritual tersebut dipercaya mampu menjadi sarana tolak bala, pembersihan energi negatif, sekaligus mempererat kebersamaan warga.

“Di tengah perkembangan zaman, kami berupaya menjaga agar Seblang tidak kehilangan jati dirinya. Wisatawan boleh datang dan menyaksikan, tetapi nilai sakralnya harus tetap dijaga. Ini adalah identitas kami sebagai masyarakat Using yang tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.

Seblang Olehsari sendiri telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu, berawal dari upaya masyarakat menghadapi wabah dan musibah.

Baca Juga:  Sedekah Desa Wonokerto Sekaligus Launching Wisata Bukit Jenggolo, Wabup Apresiasi Kades

Hingga kini, tradisi tersebut tetap lestari sebagai simbol keteguhan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Keroncong Nasional 2026 di Semarang, Rajut Komunitas Perkuat Ekosistem Menuju Masa Depan Keroncong Indonesia
MEC 2026 Siap Digelar, Puluhan Peserta Bawa Kreasi Keraton Sumenep
Festival Tong Tong se-Madura 2026 Siap Guncang Jalanan Kota Sumenep
PSHT Pusat Madiun Peringati HUT ke-104, Teguhkan Nilai Persaudaraan dan Pengabdian kepada Masyarakat
Spektakuler Pemuda Tambelangan Bersatu Sukses Gelar TFC ke 6 
Jadi Panggung Kolaborasi Budaya Jawa Timur, 12 Daerah Tampilkan Kesenian Unggulan di MCF 2026
Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu
Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Rembug Keroncong Nasional 2026 di Semarang, Rajut Komunitas Perkuat Ekosistem Menuju Masa Depan Keroncong Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 - 14:53 WIB

MEC 2026 Siap Digelar, Puluhan Peserta Bawa Kreasi Keraton Sumenep

Sabtu, 5 September 2026 - 15:11 WIB

Festival Tong Tong se-Madura 2026 Siap Guncang Jalanan Kota Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 20:41 WIB

PSHT Pusat Madiun Peringati HUT ke-104, Teguhkan Nilai Persaudaraan dan Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Spektakuler Pemuda Tambelangan Bersatu Sukses Gelar TFC ke 6 

Berita Terbaru

FOTO: Para peserta mengikuti pengujian sesuai jenjang kompetensi Muda, Madya, dan Utama. @by_News9.id

DAERAH

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:28 WIB

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB