Nota Fiktif Proyek BSPS Gunakan Toko Kosong Milik Kepsek SDN Torjek

- Redaksi

Minggu, 11 Mei 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Nota pembelian material BSPS 2024 dari Toko Bangunan UD Dua Saudara yang tertera nomer Kades Torjek. @by_News9.id

Foto: Nota pembelian material BSPS 2024 dari Toko Bangunan UD Dua Saudara yang tertera nomer Kades Torjek. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Sebuah nota pembelian material program BSPS 2024 dari Toko Bangunan UD Dua Saudara menjadi sorotan warga Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Sumenep, Madura.

Nomor telepon yang tertera pada nota tersebut ternyata merupakan milik Kepala Desa Torjek, Mokenap.

Hal itu menimbulkan dugaan kuat bahwa nota tersebut adalah fiktif dan digunakan dalam proyek pengadaan barang bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) di desa tersebut.

Bangunan toko UD Dua Saudara sendiri diketahui milik Arifin, yang merupakan Kepala Sekolah SDN Torjek 2, yang juga adik ipar dari Kepala Desa Torjek.

Baca Juga:  IWB Ultimatum Kejati Jatim: Tangkap Tersangka dan Buka Dugaan “Mandeknya” Kasus Mamin Fiktif Banyuwangi

Toko tersebut berlokasi di Dusun Aeng Lombi, Desa Torjek, dan menurut keterangan warga, sudah tidak aktif sejak tahun 2019.

“Arifin adalah adik ipar kepala desa, dan tokonya sudah kosong sejak 2019,” ujar seorang warga, sebut saja Mudin, kepada News9.id, Minggu (11/5/2025).

Mudin menduga kuat Mokenap dan Arifin telah bersekongkol dalam penggunaan nota tersebut untuk berbagai proyek desa, termasuk proyek Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Ia juga mengungkapkan bahwa legalitas usaha toko tersebut, seperti SIUP dan izin operasional, patut dipertanyakan.

Menariknya, saat Tim dari Kementerian melakukan pemeriksaan lapangan, mereka justru diarahkan ke Toko Bangunan UD Milinda yang berada di Dusun Satamber.

Baca Juga:  Posko Pengaduan BSPS DPRD Sumenep Dibuka Tanpa Rapat Resmi

Toko tersebut dimiliki oleh seseorang bernama Hakim, bukan Arifin.

“Yang diperiksa oleh Tim Kementerian itu UD Milinda, bukan UD Dua Saudara. Barang di UD Milinda memang lengkap, sedangkan UD Dua Saudara sudah kosong sejak lama,” ungkap Mudin.

Arah pemeriksaan ke toko lain disebut dilakukan oleh beberapa orang, yakni Sappar, Agus, Lukman, dan Liatnan.

Sosok Agus disebut sebagai keponakan Kepala Desa Torjek, yang kini tinggal dan bekerja di Sumenep sejak 2019.

Baca Juga:  Dituding Dukung Konser DJ, AKD Sumenep Tegaskan Tidak Terlibat

Dia dikenal sebagai pemilik warung kopi dan bakso ikan di Jalan Adirasa, Sumenep.

Menariknya lagi, saat pemeriksaan berlangsung, Agus mengaku sebagai pemilik toko bangunan, dan didampingi oleh Liatnan yang disebut sebagai salah satu pemborong tangan pertama dalam proyek BSPS yang dikelola oleh Kepala Desa Torjek.

Temuan tersebut membuka tabir dugaan manipulasi administrasi dalam proyek desa, yang bila terbukti, bisa menyeret banyak pihak ke ranah hukum.

Masyarakat berharap agar pihak berwenang melakukan penelusuran lebih dalam terkait legalitas dan penggunaan nota-nota yang diduga fiktif tersebut. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB