Acara Ritmik Madura Dinilai Kontraproduktif terhadap Program ‘Sumenepku Bersih’

- Redaksi

Sabtu, 14 Juni 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Acara Ritmik Madura yang dinilai cemari semangat “Sumenepku Bersih”. @by_News9.id

FOTO: Acara Ritmik Madura yang dinilai cemari semangat “Sumenepku Bersih”. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Acara bertajuk Ritmik Madura yang akan digelar Sabtu malam (14/6/2025) di depan Pendopo Keraton Sumenep, menuai sorotan.

Pasalnya, kegiatan itu dinilai mencederai semangat program “Sumenepku Bersih” yang tengah digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Kritik tajam datang dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep karena hingga saat ini tidak ada koordinasi dari panitia penyelenggara, khususnya terkait penanganan kebersihan saat dan setelah acara berlangsung.

“Kami dari DLH tidak menerima surat atau pemberitahuan resmi dari panitia. Padahal idealnya pemberitahuan itu masuk minimal H-2 sebelum pelaksanaan. Acara besar lainnya bahkan sudah bersurat ke kami sebulan sebelumnya,” ungkap Jamil, Koordinator Kebersihan DLH Sumenep.

Menurut Jamil, ketiadaan koordinasi tersebut berpotensi membuat area acara menjadi kumuh akibat sampah yang tidak terkelola.

“Kalau tidak ada koordinasi seperti ini, siapa yang bertanggung jawab kalau area bekas acara jadi kotor dan tidak terurus?” ujarnya.

Dia menilai situasi itu sangat ironis, mengingat Pemerintah Daerah tengah serius mengkampanyekan Sumenepku Bersih sebagai identitas kota yang sehat, tertib, dan sadar lingkungan.

“Kalau mau bikin acara, harusnya pikir juga dampaknya. Jangan hanya euforianya saja yang diurus,” tegas Jamil.

Hingga berita ini dinaikkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak penyelenggara Ritmik Madura.

Baca Juga:  Khirata Foundation Asah Kreativitas Anak Yatim-Dhuafa Lewat Kreasi Lilin Hias

Namun, desakan publik mulai bermunculan agar setiap kegiatan, terutama yang menggunakan fasilitas umum, wajib menjalin koordinasi dengan DLH.

Hal tersebut penting sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap kebersihan dan kelayakan ruang publik di Kabupaten Sumenep. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB