Dinkes Sumenep Gencarkan Pendampingan Ibu Hamil KEK

- Redaktur

Selasa, 8 Juli 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Dinkes Sumenep saat monitoring pendampingan ibu hamil KEK yang digelar di Desa Prenduan. @by_News9.id

FOTO: Dinkes Sumenep saat monitoring pendampingan ibu hamil KEK yang digelar di Desa Prenduan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus memperkuat layanan kesehatan bagi ibu hamil, khususnya yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK).

Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan monitoring pendampingan ibu hamil KEK yang digelar pada Selasa (8/7/2025) di dua desa di Kecamatan Pragaan, yakni Desa Prenduan dan Karduluk.

Kegiatan tersebut melibatkan lintas tenaga kesehatan yang selama ini aktif mendukung pemberdayaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, menegaskan pentingnya pemantauan intensif agar risiko komplikasi kehamilan akibat KEK dapat ditekan sedini mungkin.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan intervensi gizi dan pendampingan berjalan efektif. Kita harus hadir sejak awal agar risiko bisa diminimalisir,” ujarnya di sela kegiatan monitoring.

Monitoring dilakukan oleh Tim Kesehatan Masyarakat (Kesmas) melalui bidang Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemberdayaan Masyarakat, dengan mendampingi proses pendataan sekaligus evaluasi langsung di lapangan.

Baca Juga:  Hardiknas, Lebih dari Sekedar Narasi Palsu? 

Para peserta monitoring terdiri dari kader pendamping ibu hamil KEK, bidan desa, tenaga promkes, serta Penanggung Jawab Gizi Puskesmas Pragaan.

Mereka bersama-sama mendeteksi potensi masalah sejak dini.

Ellya menambahkan, pihaknya mendorong agar pola pendampingan serupa dapat direplikasi di desa-desa lain. Menurutnya, keberhasilan penanganan KEK sangat bergantung pada kepedulian lingkungan terdekat.

“Peran kader di lapangan sangat krusial. Mereka tidak hanya mendampingi secara teknis, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara ibu hamil dengan tenaga kesehatan di puskesmas,” jelas Ellya.

Dinkes Sumenep berkomitmen mendukung para kader dan tenaga promkes melalui pelatihan berkelanjutan dan supervisi rutin, agar program pendampingan ibu hamil KEK berjalan optimal dan memberi dampak nyata.

Baca Juga:  Babinsa Tanggung Dukung Vaksinasi dan Pengobatan Ternak Warga di Kecamatan Padang

Kegiatan disambut positif para bidan desa.

Mereka berharap pendampingan berlanjut dengan penyediaan suplemen gizi yang lebih terencana untuk ibu hamil KEK, terutama di wilayah rawan.

Sementara itu, Koordinator Promkes Puskesmas Pragaan menegaskan bahwa kegiatan itu menjadi bagian dari strategi pencegahan stunting berbasis komunitas.

“Kami juga memberikan edukasi gizi langsung kepada ibu hamil, agar mereka sadar akan pentingnya pola makan seimbang selama masa kehamilan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Pimpin Pengungkapan Belasan Kasus Kejahatan

Selain memverifikasi data ibu hamil KEK yang tercatat dalam laporan bulanan, pendampingan tersebut juga menjadi sarana mengevaluasi efektivitas intervensi yang telah dijalankan.

Tidak hanya itu, promosi kesehatan turut digencarkan agar keluarga dan tetangga terdekat ikut berperan mendukung kebutuhan gizi dan psikologis ibu selama kehamilan.

Dinkes P2KB Sumenep berharap, upaya kolaboratif lintas pihak, mulai dari pemerintah desa, posyandu, hingga masyarakat, dapat menurunkan angka KEK secara signifikan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi di masa mendatang. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Ombudsman RI, BPKN dan YLKI Sambangi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep
Polsek Pasrujambe Pantau Lahan Pertanian Jagung,Dukung Ketahanan Pangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:38 WIB

RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:05 WIB

SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB