Puskesmas Tambelangan Gandeng Formabes dan Aliansi Gawat, Gelar Pengobatan Gratis di Pedesaan Sampang

- Editorial Team

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kepala Puskesmas Tambelangan dr Bustanul Arifin bersama tenaga kesehatan dan jajaran PAC Formabes Tambelangan, Babinsa Tambelangan. @by_News9.id

FOTO: Kepala Puskesmas Tambelangan dr Bustanul Arifin bersama tenaga kesehatan dan jajaran PAC Formabes Tambelangan, Babinsa Tambelangan. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat pedesaan terus menjadi prioritas.

Salah satu langkah nyata dilakukan oleh Puskesmas Tambelangan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, yang menggandeng Formabes Tambelangan dan Aliansi Gawat dalam kegiatan bakti sosial bertajuk Pengobatan Gratis, ANC Mobile, dan Sunatan Massal, Rabu (16/7).

Kegiatan itu dipusatkan di rumah mantan Kepala Desa Birem, Ahyer, yang terletak di Dusun Plasah, Desa Birem.

Acara ini terbuka untuk umum, dan dihadiri langsung oleh Kepala Puskesmas Tambelangan dr. Bustanul Arifin, sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Tambelangan, Babinsa Tambelangan, Mantan Kades serta tokoh masyarakat setempat.

Cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), warga sudah bisa mendapatkan berbagai layanan kesehatan secara langsung,dan gratis mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Baca Juga:  Satgas TMMD ke-123 Berikan Pengobatan Gratis untuk Warga Dusun Mlambing

Pelayanan yang diberikan meliputi sunatan massal dengan biaya terjangkau hanya Rp150.000 lebih hemat dari tarif normal Rp350.000 pengobatan gratis, pemeriksaan kadar gula (CKG), deteksi dini penyakit tidak menular (PTM), serta skrining kesehatan jiwa, tuberkulosis (TB), hipertensi (HW), dan penyakit kusta. Layanan ANC Mobile juga dihadirkan untuk menjangkau kesehatan ibu dan anak secara langsung di lapangan.

Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Formabes Tambelangan, Samheri, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.

“Masih banyak warga yang harus menempuh jarak belasan kilometer hanya untuk memeriksakan diri. Melalui kegiatan ini, kami ingin layanan medis hadir lebih dekat dan mudah diakses,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tambelangan, dr. Bustanul Arifin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Puskesmas Keliling (Pusling) yang telah berjalan selama beberapa tahun.

Baca Juga:  Meriah Penuh Warna, TK Palapa Ceria Gelar Pentas Seni dan Perpisahan Siswa TP 2024-2025

Program itu menjadi strategi efektif untuk menjangkau masyarakat pelosok secara langsung.

“Tujuannya agar seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang setara. Hari ini tercatat 44 warga menerima layanan, termasuk dua anak yang menjalani sirkumsisi menggunakan metode laser,” terang dr. Bustanul.

Ia menambahkan bahwa jika ditemukan gejala penyakit saat pemeriksaan, pihaknya langsung melakukan tindakan medis di lokasi.

Ia juga berharap kerja sama lintas komunitas seperti ini dapat terus berjalan.

“Kolaborasi antara Puskesmas, Formabes, dan Aliansi Gawat sangat penting untuk memperluas jangkauan layanan dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses kesehatan,” lanjutnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Baca Juga:  Kedaulatan Pangan: Amanat Sumpah Pemuda yang Mesti Diingat

Salah satunya Pak Wariyah (65), warga setempat, yang merasa sangat terbantu karena tidak perlu lagi menempuh jarak 12 kilometer ke puskesmas terdekat.

“Biasanya saya enggan periksa karena jauh. Sekarang bisa dapat layanan langsung di dekat rumah. Terima kasih banyak,” ujarnya penuh syukur.

Ketua Aliansi Gawat, Moh Rifadi, juga memberikan apresiasi atas kerja sama semua pihak yang terlibat.

Ia menilai sinergi ini dapat membantu Pemerintah Kabupaten Sampang dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit menular seperti kusta.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti bahwa dengan gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata bukanlah sekadar wacana, melainkan sebuah kenyataan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah terpencil. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris
DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal
SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:48 WIB

Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:33 WIB

DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Berita Terbaru

FOTO: Spanetsa FC, tim futsal SMP Negeri 3 Sampang, @by_News9.id

OLAHRAGA

Spanetsa FC Juara SAF League Vol 1 2026

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:49 WIB