Dugaan Nepotisme Pengamanan Seismik Kangean, Warga Siap Gelar Aksi Susulan

- Editorial Team

Senin, 21 Juli 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Gelombang penolakan proyek seismik SKK Migas di Kepulauan Kangean. @by_News9.id

FOTO: Gelombang penolakan proyek seismik SKK Migas di Kepulauan Kangean. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Di tengah gelombang penolakan proyek seismik SKK Migas di Kepulauan Kangean, muncul dugaan kuat adanya praktik “pengamanan” oleh pemerintah bersama sejumlah oknum yang disebut-sebut sebagai penghianat gerakan masyarakat setempat.

Isu tersebut kian memicu kemarahan warga yang menuntut pertanggungjawaban semua pihak terkait.

Keluhan dan kekecewaan datang dari berbagai lini. Sebut saja A, salah satu warga Kepulauan Kangean, mengaku geram dengan dugaan nepotisme yang membekingi upaya meredam protes.

“Sekalipun mereka menganggap situasi sudah aman, kami pastikan banyak pihak akan bergerak lebih masif,” tegasnya kepada News9.id, Senin (21/7/2025).

Kordinator Reng Poloo pun melontarkan kritik keras dan memastikan akan ada aksi demonstrasi susulan sebagai respon atas dugaan rapat pengamanan yang dilakukan diam-diam.

“Beberapa hari lalu ada rapat di Hotel Myzee membahas strategi pengamanan dengan menyasar beberapa nama yang dianggap aktor penolakan. Padahal gerakan ini murni lahir dari hati nurani masyarakat,” kata perwakilan Reng Poloo.

Menurutnya, sikap pemerintah yang justru memihak perusahaan di tengah derasnya penolakan warga menunjukkan praktik taktis dan nepotisme yang mencederai kepentingan orang banyak demi keuntungan segelintir pihak.

Baca Juga:  Transformasi Jembatan Tugu Lewat TMMD Ke-123 Kodim 0821/Lumajang: Menyongsong Infrastruktur Lebih Baik

Langkah itu memicu reaksi keras. Aktivis Reng Poloo menilai pemerintah seharusnya membuka ruang dialog dan menampung aspirasi warga, bukan malah membungkam suara penolakan.

“Kalau alasan membangkitkan ekonomi, seharusnya dimulai dari pemberdayaan SDM lokal melalui para kepala desa, bukan dengan memaksakan eksploitasi migas. Ini bukti nyata kegagalan pemerintah dalam berpikir visioner,” tegasnya.

Hingga berita ini dinaikkan, Aktivis Reng Poloo mengaku masih menunggu gelombang perlawanan lanjutan.

Baca Juga:  Patroli Harkamtibmas Polres Lamongan Fokus Cegah Premanisme dan Gangguan Kamtibmas

Namun, jika tidak ada pergerakan besar, mereka menduga isu tersebut sudah “diamankan” oleh pihak-pihak tertentu.

Masyarakat pun mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep segera turun tangan dan berpihak pada kepentingan masyarakat bawah, bukan justru melayani kepentingan kelas atas yang berpotensi merugikan pulau-pulau di ujung timur Madura tersebut. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Korban saat di evakuasi dari TKP. @by_News9.id

PERISTIWA

Motor Terperosok ke Jurang 7 Meter, Pengendara Meninggal Dunia

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:27 WIB

FOTO: Skuad Garuda saat melawan Singapura pada laga Grup A. @by_News9.id

OLAHRAGA

Timnas Indonesia Tundukkan Singapura 2-0

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:03 WIB

FOTO: Agus Dwi Saputra, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap Dunia Industri

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11 WIB