Kapolres Diduga Tutup Mata, Dua Oknun Polisi di Masalembu Kuat Jadi Pelindung Bandar Narkoba

- Editorial Team

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda S.I.K., @by_News9.id

FOTO: Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda S.I.K., @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Peredaran narkoba di Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kian santer dan mengkhawatirkan.

Pasalnya, dua oknum anggota Polsek Masalembu justru diduga kuat ikut bermain dalam bisnis haram tersebut.

Informasi yang dihimpun News9.id menyebut, kedua anggota berinisial E dan S masih berstatus aktif.

Alih-alih memberantas narkoba, mereka justru dituding melindungi jaringan peredaran barang haram di wilayah kepulauan.

Fakta tersebut menambah panjang daftar kekecewaan publik terhadap lemahnya penegakan hukum di daerah terpencil itu.

Sebelumnya, Komisi I DPRD Sumenep melalui anggotanya, Ahmad Juhairi, telah memberikan peringatan keras kepada aparat penegak hukum (APH) dan BNN.

Baca Juga:  Satgas TMMD ke-123 Kodim 0821/Lumajang Bersama Kasat Binmas Polres Lumajang Gelar Penyuluhan Kamtibmas di Desa Burno

Ia menegaskan tidak boleh ada kompromi terhadap siapa pun yang bermain mata dengan bandar narkoba.

“Jika ada oknum yang ‘bermain mata’ dengan bandar narkoba, tidak ada ampun. Harus diusut tuntas. Jangan pernah main-main dengan masa depan generasi bangsa,” tegas Juhairi saat itu, Rabu (30/8/2025).

Namun peringatan keras itu nyatanya hanya jadi slogan. Bahkan, hingga kini aparat hukum terkesan mandul.

Tidak ada tindakan serius yang menyentuh jaringan besar, apalagi oknum polisi yang disebut-sebut menjadi pelindung.

Masyarakat Masalembu pun resah. Peredaran narkoba seakan berlangsung tanpa hambatan.

Penegakan hukum disebut hanya menyasar pengguna kecil, sementara pengedar dan bandar besar justru kebal hukum.

“Ini jelas ada indikasi hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

Aktivis Masalembu, Ruspandi, bahkan secara terbuka menuding adanya keterlibatan aparat.

Baca Juga:  Operasi Ketupat Semeru 2025, Polresta Banyuwangi Gelar Tes Urine di P0 Bus

Dia menyebut jaringan bandar besar berinisial B, A, S, dan H, yang merupakan Residivis narkoba, serta seorang perempuan bunga (inisial), mendapat perlindungan langsung dari oknum kepolisian.

“Iya mas, benar. Ada keterlibatan oknum anggota kepolisian di balik bandar besar itu,” ungkap Ruspandi, Senin (18/8/2025).

Ruspandi mendesak AKBP Rivanda S.I.K., Kapolres Sumenep, agar tidak menutup mata atas fenomena tersebut.

“Kapolres jangan diam. Ini tindakan biadab. Apalagi ada keterlibatan anak buah sampean sendiri di lapangan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menyebut ada indikasi setoran rutin dari para bandar narkoba kepada oknum polisi.

Baca Juga:  FMPK Desak Kejari Bertindak, Jangan Main Mata dengan Koruptor Logistik KPU Sumenep

Bahkan, jika Polres terus bungkam, bukan tidak mungkin aliran uang haram itu juga sampai ke level atas.

“Kalau Polres tetap diam, sangat mungkin mereka juga ikut kecipratan hasil bisnis haram itu,” pungkas Ruspandi.

Sementara, kini mata publik tertuju pada Kapolres Sumenep. Apakah ia berani menindak tegas anak buahnya, atau justru memilih bungkam. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka
Polresta Sumenep Tahan Asmawi, Korban Desak Hukum Dikawal Hingga Persidangan
Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka
Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum
Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah
PPD Desak Polresta Sumenep Segera Panggil Tersangka Asmawi
Kasus Penebangan Pohon, Polresta Sumenep Naikkan Status Asmawi Jadi Tersangka
Curanmor Probolinggo Makin Nekat, Honda Beat Raib Hanya Lima Menit di Sumberasih
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Polresta Sumenep Tahan Asmawi, Korban Desak Hukum Dikawal Hingga Persidangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah

Berita Terbaru

FOTO: Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKRIM

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:46 WIB

FOTO: Lokasi Proses Exekusi tanah. @by_News9.id

PERISTIWA

Proses Eksekusi Tanah di Paiton Diwarnai Penolakan

Selasa, 13 Okt 2026 - 10:34 WIB