Bupati Fauzi di Festival Literasi 2025: Jangan Biarkan Buku Anak Sumenep Hilang Ditelan Zaman

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, saat menghadiri festival litersi 2025. @by_News9.id

FOTO: Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, saat menghadiri festival litersi 2025. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Festival Literasi 2025 menghadirkan suasana berbeda di Kabupaten Sumenep.

Ribuan masyarakat dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga pegiat literasi membanjiri arena untuk berburu buku murah.

Namun, acara ini tidak sekadar bazar, melainkan momentum penting untuk menyerukan perlindungan karya lokal.

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa setiap karya cetak maupun digital harus memiliki perlindungan dan wadah yang jelas agar tidak punah seiring pergantian teknologi.

“Buku bukan cuma komoditas ekonomi atau hiburan sesaat. Buku adalah arsip pengetahuan, catatan budaya, dan identitas daerah. Kalau tidak kita jaga, ia bisa lenyap bersama pergantian teknologi,” tegasnya di hadapan peserta festival.

Fauzi menilai Sumenep harus memiliki strategi konkret agar karya-karya lokal tetap bisa ditemukan meski seratus tahun mendatang.

Baca Juga:  Ibu Kandung Bayi Syifa Dibekuk di Bengkulu Selatan

Ia menekankan pentingnya repositori, kebijakan deposit, metadata, hingga perlindungan hukum yang kuat.

“Dispusip, penerbit lokal, hingga komunitas literasi harus bersinergi menjaga warisan pengetahuan. Salah satunya dengan mendorong penulis dan penerbit mendaftarkan ISBN serta menyerahkan salinan digital melalui layanan e-Deposit Perpusnas,” jelasnya.

Bahkan, Bupati mengingatkan standar penyimpanan digital yang harus diperhatikan penggunaan format PDF/A, penyimpanan file sumber asli, serta replikasi data minimal di tiga lokasi berbeda on-site, off-site, dan cloud.

“Kalau kita ingin buku tetap ada 100 tahun ke depan, kita wajib punya strategi. Jangan sampai karya anak Sumenep hilang hanya karena tidak ada perlindungan,” ujarnya.

Lebih jauh, Fauzi melihat Festival Literasi 2025 sebagai momentum transformatif.

Baca Juga:  Ditolak Ajak Balapan, Pria Penggiat Medsos ini Bacok Pemuda hingga Luka Serius

Bazar buku murah bukan hanya ruang jual beli, tapi juga dapat menjadi “pabrik pengumpulan karya lokal” yang berfungsi melestarikan warisan pengetahuan.

“Setiap buku yang terjual, sekaligus punya kesempatan untuk kita ‘selamatkan’ bagi generasi mendatang,” terangnya.

Ia pun berharap Dispusip membuka layanan pendaftaran ISBN, pemindaian karya, hingga unggah repositori langsung di arena festival.

Baca Juga:  Minim Siswa, Aktivitas Belajar SDN Batoporo Timur 1 Hanya Sepekan Sekali

Dengan begitu, gairah membaca bisa beriringan dengan misi menjaga literasi jangka panjang.

Festival Literasi 2025 yang mengusung tema “Merawat Tradisi, Menggali Inspirasi Lewat Tradisi” ini bukan hanya memantik minat baca, tapi juga menyulut kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindungan budaya literasi di era digital.

“Pelestarian budaya tidak boleh pasif. Ia butuh kebijakan, infrastruktur, pendanaan, dan kerja sama banyak pihak. Kalau semua bergerak, buku-buku karya kita akan tetap hidup bahkan 100 tahun lagi,” pungkas Fauzi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Ombudsman RI, BPKN dan YLKI Sambangi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep
Polsek Pasrujambe Pantau Lahan Pertanian Jagung,Dukung Ketahanan Pangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:38 WIB

RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:05 WIB

SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB