30 Karya Syaikhona Kholil Bongkar Jejak Nasionalisme Sejak 1891

- Editorial Team

Sabtu, 22 November 2025 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Rangkaian tasyakuran penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Syaikhona Muhammad Kholil bin Abdul Latif al-Bangkalani. @by_News9.id

FOTO: Rangkaian tasyakuran penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Syaikhona Muhammad Kholil bin Abdul Latif al-Bangkalani. @by_News9.id

BANGKALAN, NEWS9 – Rangkaian tasyakuran penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Syaikhona Muhammad Kholil bin Abdul Latif al-Bangkalani menghadirkan temuan penting yang membuka kembali cakrawala sejarah keilmuan ulama besar tersebut.

Lajnah Turots Ilmi memaparkan sejumlah dokumen historis yang mengungkap betapa luasnya kontribusi intelektual dan perjuangan kebangsaan Syaikhona Kholil.

Penyampaian dokumen dilakukan oleh Lora Muhammad Ismail Al-Khalili dan Lora Muhammad Ismail Al-Ascholi.

Dalam paparannya, Lora Ismail mengungkap bahwa hingga kini sedikitnya 30 karya tulis Syaikhona Kholil telah berhasil diidentifikasi, mencakup berbagai disiplin ilmu.

Baca Juga:  Hari Tani Nasional, DKPP Sumenep: Petani Adalah Motor Ekonomi

Belasan di antaranya sudah dicetak dan dapat diakses para santri maupun masyarakat umum.

“Syaikhona Muhammad Kholil bukan hanya ulama besar, tetapi pendidik total yang menanamkan nilai keagamaan sekaligus kebangsaan dalam setiap ajarannya,” ujar Ismail, Kamis malam (21/11/2025).

Salah satu temuan paling berharga adalah manuskrip tahun 1891, yang menegaskan pentingnya cinta tanah air sebagai bagian dari iman, melalui penjelasan beliau atas hadis Hubbul Wathan Minal Iman.

Temuan tersebut memperkuat posisi Syaikhona Kholil sebagai pelopor pendidikan Islam berwawasan nasionalisme jauh sebelum arus kebangkitan nasional bergema.

Baca Juga:  Penangakapan Oknum Ketua LSM dan ASN Pesanan?

Lajnah Turots Ilmi juga menyingkap asal-usul penyematan gelar “Syaikhona”, yang ternyata sudah digunakan sejak beliau masih hidup.

Gelar itu tercatat dalam taklik Kiai Sholeh pada kitab Al-Lujainuddani bukti kedalaman penghormatan dan kedekatan spiritual para santri terhadap gurunya.

“Beliau bukan sekadar pengasuh pesantren, tetapi episentrum jaringan keilmuan ulama Nusantara, dengan pengaruh yang melampaui batas regional hingga internasional,” tegasnya.

Besarnya pengaruh Syaikhona Kholil terbukti dari lahirnya tokoh-tokoh besar dari didikan beliau, seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Abdul Wahab Hasbullah, KH. As’as Ansori, KH. Mas Mansur, dan banyak ulama lain yang kemudian juga ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Baca Juga:  Empat Desa di Sumenep Dapat BK Wisata

Lajnah Turots Ilmi menegaskan bahwa penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Syaikhona Kholil bukan hanya bentuk penghormatan negara, tetapi juga momentum penting untuk menggali kembali warisan pemikiran beliau yang dinilai sangat relevan bagi kehidupan berbangsa di era global saat ini. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris
DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal
SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:48 WIB

Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:33 WIB

DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Berita Terbaru