Bisnis Gelap AVATAR MasterClass Milik H. Munaji Makin Liar, Aparat Bea Cukai & Kemenkeu Dianggap Tumpul

- Editorial Team

Rabu, 26 November 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kemenkeu Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) bersama Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan (kanan). @by_News9.id

FOTO: Kemenkeu Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) bersama Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan (kanan). @by_News9.id

PAMEKASAN, NEWS9 – Peredaran rokok ilegal merek AVATAR MasterClass yang dikaitkan dengan seorang pengusaha sekaligus PNS bernama H. Munaji, kian tak terbendung.

Produk rokok ilegal berjenis SKM isi 20 batang itu bahkan disebut menguasai pasar di Pamekasan dan Sumenep, hingga merambah lintas provinsi.

Rokok dengan kemasan merah-hitam dan putih-merah tersebut dijual bebas tanpa kendali, meski lokasi produksi disebut hanya berjarak beberapa langkah dari kantor Bea Cukai Madura.

Ironisnya, hingga kini tidak terlihat adanya tindakan konkret dari otoritas yang bertanggung jawab.

“Rokok ini milik H. Munaji. Dia juga kontraktor yang sering menggarap proyek besar di Pamekasan,” ungkap seorang sumber terpercaya kepada News9.id, Rabu (26/11/2025).

Informasi yang dihimpun tim News9.id menyebutkan, produksi rokok ilegal tersebut telah berjalan lama.

Baca Juga:  Badar Juragan BBM Mampu Kendalikan Polisi dan Oknum Wartawan di Sumenep

Permintaannya tinggi, bahkan kerap terjadi kelangkaan stok bukan karena produksi terhenti, tetapi karena serapan pasar yang luar biasa besar.

“Tidak usah dikirim ke luar daerah, di Madura saja sering kehabisan stok karena saking larisnya,” tambah sumber tersebut.

Harga yang relatif murah serta rasa yang digemari konsumen membuat rokok ilegal itu menjadi buruan para agen dan pedagang eceran.

Baca Juga:  12 Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Sampang Ditangkap, 15 Buron

Kondisi tersebut memperkuat dugaan adanya jaringan distribusi yang terorganisir dan dibekingi.

Ketiadaan penindakan dari aparat membuat publik bertanya-tanya. Bahkan, muncul dugaan adanya pembiaran atau keterlibatan oknum Bea Cukai Madura dalam bisnis ilegal tersebut.

Hingga detik ini, Kepala Bea Cukai Madura Novian Dermawan belum menunjukkan langkah tegas dalam memberantas peredaran rokok tanpa pita cukai tersebut.

Situasi tersebut bukan hanya memicu kerugian negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga merusak wibawa penegakan hukum di Jawa Timur, khususnya Madura.

Baca Juga:  RPK Bagikan Al-Qur'an kepada Anak Yatim di Desa Kolo-Kolo

Sementara itu, Aktivis Madura, Firmansyah, menilai fenomena itu sebagai bukti lemahnya integritas aparat penegak hukum khususnya Bea Cukai Madura yang seakan tumpul.

Bahkan, ia mendesak Kemenkeu Purbaya Yudhi Sadewa segera turun tangan memutus dugaan jaringan permainan antara pengusaha dan oknum aparat di Madura.

“Dalam konteks ini, kritik bukanlah perlawanan, melainkan panggilan untuk integritas. Penegakan hukum yang tebang pilih hanya akan memperlebar jurang ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi negara,” tegasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB