Dapur Makan Bergizi Gratis di Sumenep Diduga Dipalak Rp200 Ribu

- Redaktur

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (ilustrasi) Praktik iuran ilegal yang berpotensi mencederai etika tata kelola publik dan kebebasan pers. @by_News9.id

FOTO: (ilustrasi) Praktik iuran ilegal yang berpotensi mencederai etika tata kelola publik dan kebebasan pers. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kini tidak lagi sekadar bicara soal gizi masyarakat.

Program yang dibiayai uang negara itu diduga disandera praktik iuran ilegal yang berpotensi mencederai etika tata kelola publik dan kebebasan pers.

Berdasarkan informasi yang diterima sejumlah media dari sumber terpercaya, setiap dapur MBG di Kabupaten Sumenep diduga diwajibkan menyetor dana sebesar Rp200 ribu.

Penarikan tersebut disebut bukan untuk operasional, melainkan sebagai “uang pengamanan” guna meredam pemberitaan bernada kritis terkait pelaksanaan program MBG.

Baca Juga:  KPM Sebut MBG Liprak Kidul Kerap Bermasalah, Sekolah Dikabarkan Putus Kontrak

Dana yang dihimpun dari dapur-dapur MBG itu disebut-sebut akan dialirkan kepada sejumlah media yang selama ini aktif mengkritisi program tersebut.

Skema tersebut diduga dirancang untuk membeli senyap, bukan memperbaiki substansi persoalan.

“Yang meminta itu bukan perorangan. Ada koordinasi. Koordinator dapur di tingkat kecamatan yang mengatur penarikan. Informasinya, semua dapur di Sumenep kena iuran,” ujar sumber kepada media, Jumat (6/2/2026), seraya meminta identitasnya dirahasiakan.

Sumber tersebut menegaskan, koordinator kecamatan hanya pelaksana di lapangan. Perintah penarikan dana disebut berasal dari pengurus MBG di tingkat kabupaten.

“Perintahnya bukan dari koordinator kecamatan. Katanya datang dari pengurus yang ada di Sumenep,” ungkapnya.

Menurutnya, jika dugaan itu terbukti benar, maka persoalan MBG di Sumenep telah bergeser dari urusan gizi ke praktik manipulatif kekuasaan.

Baca Juga:  Proyek Koperasi 'Dibajak': Pelaksana Ngaku Diperas Oknum Danramil

Program publik yang seharusnya transparan justru terancam berubah menjadi alat kompromi antara pengelola dan media, dengan uang sebagai pelumasnya.

Lebih jauh, praktik semacam itu bukan hanya mencoreng integritas MBG, tetapi juga merusak relasi sehat antara media dan penyelenggara program publik.

Baca Juga:  Warga Masalima Sumenep Terdata BLT Kesra, Uang Tak Pernah Diterima

Sumber tersebut juga menegaskan bahwa informasi yang disampaikannya bukan rumor murahan.

“Informasi ini valid. Saya berani bertanggung jawab,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim News9 terus berupaya menulusuri dugaan tersebut kepada pihak-pihak terkait, termasuk pengelola Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sumenep. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru