Rawan dan Minim Patroli, Pedagang Paruh Baya Dibegal di Kawasan Perkebunan

- Redaktur

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Miswati, Penjual tempe keliling menjadi korban pembegalan di jalur perkebunan. @by_News9.id

FOTO: Miswati, Penjual tempe keliling menjadi korban pembegalan di jalur perkebunan. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Aksi kriminalitas jalanan kembali mencoreng rasa aman warga Banyuwangi. Kali ini, seorang penjual tempe keliling, Miswati (51), menjadi korban pembegalan di jalur perkebunan wilayah Kecamatan Glenmore, Minggu pagi (15/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Perkebunan Kalitelepak, Dusun Sidodadi, Desa Karangharjo.

Jalur tersebut dikenal sebagai akses ekonomi warga yang setiap hari dilalui pedagang kecil, buruh kebun, hingga petani. Namun di balik rimbunnya pepohonan, tersimpan kerawanan yang kini terbukti nyata.

Miswati, warga RT 5/RW 2 Dusun Kalirejo, Desa Tulungrejo, pagi itu menjalani rutinitasnya seperti biasa: berkeliling menjajakan tempe.

Baca Juga:  Peran Babinsa dalam Mendukung Pelayanan Kesehatan Balita di Desa Ranulogong

Ia tak menyangka, sapaan tiga pria bermasker yang ditemuinya saat berangkat berjualan menjadi awal petaka.

“Waktu berangkat jualan, mereka tanya alamat IGG. Saya tidak curiga,” ujarnya dengan suara bergetar, Selasa (17/2/2026).

Sepulang berjualan dan melintasi jalur yang sama, ketiga pria tersebut kembali muncul. Kali ini mereka menghadang korban.

Tanpa banyak kata, uang tunai sekitar Rp1 juta hasil jerih payahnya sejak pagi langsung dirampas.

Tak cukup sampai di situ, korban juga didorong hingga dua kali terjatuh ke tanah.

“Saya didorong sampai jatuh. Uangnya diambil semua,” tuturnya lirih.

Yang membuat warga geram, kejadian itu berlangsung pada pagi hari, bukan malam. Meski hari libur, waktu tersebut masih tergolong jam aktif masyarakat. Namun minimnya pengawasan di area perkebunan disebut menjadi celah bagi pelaku kejahatan.

Baca Juga:  Operasi Patuh Semeru 2025 Digelar di Sampang, 126 Pelanggar Terjaring

Ketua RW 002, Jumadi, yang turut mendampingi korban, mempertanyakan sistem keamanan di jalur tersebut.

“Ini kejadian jam sembilan pagi. Walaupun hari libur, patroli keamanan seharusnya tetap ada. Ini jalur ekonomi warga kecil. Jangan sampai masyarakat takut mencari nafkah,” tegasnya.

Pasca-kejadian, suasana di sekitar Perkebunan Kalitelepak diliputi kekhawatiran.

Warga berharap ada peningkatan patroli dari aparat serta evaluasi sistem keamanan oleh pengelola kawasan.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi BLUD di RSUD Sampang Masuk Babak Baru, Kejari Sita Sejumlah Dokumen Penting

Sementara itu, Miswati mengaku belum melapor ke pihak kepolisian karena keterbatasan dan rasa takut.

“Saya sudah tua, tidak ada yang mengantar ke kantor polisi. Saya cuma ingin ke depan keamanan di sini diperbaiki supaya tidak ada korban lagi,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi alarm serius bagi aparat dan pemangku kepentingan wilayah Glenmore. Jalur yang menjadi nadi ekonomi masyarakat kecil seharusnya dijamin keamanannya.

Tanpa pengawasan yang memadai, ruang-ruang sunyi di perkebunan bisa berubah menjadi titik rawan yang mengancam siapa saja. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Karnaval Genteng, 15 Grup Pawai Budaya Nusantara Meriahkan HUT RI ke-81
Satlantas Polresta Sumenep Buka Layanan SIM, STNK hingga BPKB di MCF
10 Tahun Berubah Drastis, Tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Sumenep
Dari Panggung Seni hingga UMKM, MCF #4 Resmi Digelar di Sumenep
JMSI Sumenep Tanam 1.500 Mangrove di Kawasan Spot Pancing Pantai Matahari
Semarak HUT RI, Siswa MTs Darul Qur’an Srono Tampil Kompak di Gerak Jalan
Dari Meja Bilyard ke Jalanan, Raja Bilyard Ramaikan HUT RI ke-81 Desa Sempu
AKBP Anang Gagas Kolaborasi Baru Jaga Kamtibmas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Ribuan Warga Padati Karnaval Genteng, 15 Grup Pawai Budaya Nusantara Meriahkan HUT RI ke-81

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Satlantas Polresta Sumenep Buka Layanan SIM, STNK hingga BPKB di MCF

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:06 WIB

10 Tahun Berubah Drastis, Tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Dari Panggung Seni hingga UMKM, MCF #4 Resmi Digelar di Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:09 WIB

JMSI Sumenep Tanam 1.500 Mangrove di Kawasan Spot Pancing Pantai Matahari

Berita Terbaru

FOTO: Salah satu warisan budaya yang ditampilkan di Tambelangan Fashion Carnival (TFC) ke-6. @by_News9.id

SENI BUDAYA

Spektakuler Pemuda Tambelangan Bersatu Sukses Gelar TFC ke 6 

Minggu, 30 Agu 2026 - 08:11 WIB