Viral! Kades Sumenep Minta Solusi ke Bupati Lain, Publik: Ini Tamparan Keras untuk Daerah Sendiri

- Redaktur

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Siaran langsung Kades Syamsul di TikTok bersama Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio. @by_News9.id/Screenshot

FOTO: Siaran langsung Kades Syamsul di TikTok bersama Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio. @by_News9.id/Screenshot

SUMENEP, NEWS9 – Seorang kepala desa (kades) di Kabupaten Sumenep, Syamsul, menuai sorotan tajam usai melakukan siaran langsung di TikTok bersama Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio.

Alih-alih mencari solusi di internal daerahnya sendiri, Syamsul justru mengadu ke kepala daerah lain terkait persoalan layanan ambulans dan pemulangan jenazah dari luar negeri.

Sikap tersebut dinilai bukan sekadar keliru, tetapi juga dianggap menampar wajah Pemerintah Kabupaten Sumenep di ruang publik.

“Kami geram. Ini bukan soal TikTok semata, tapi soal martabat daerah. Pemerintah Sumenep seperti dilecehkan di depan publik,” ujar seorang tokoh masyarakat Sumenep, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya, langkah Syamsul memicu tanda tanya besar.

Baca Juga:  Diduga Ternak Pita Cukai, PR Bromo Mas Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup

Sebagai kepala desa, seharusnya ia memahami alur birokrasi dan mekanisme penyelesaian masalah di daerahnya sendiri, bukan malah curhat ke luar wilayah.

“Kenapa harus ke Bupati Situbondo. Apa sudah tidak percaya dengan pemerintah sendiri. Ada camat, ada pemerintah desa, ada DPMD. Ini seperti menelanjangi kelemahan daerah sendiri di depan orang lain,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menilai tindakan tersebut berpotensi membentuk opini negatif publik, seolah-olah Kabupaten Sumenep tidak memiliki kapasitas, sumber daya manusia, maupun solusi atas persoalan warganya.

“Ini berbahaya. Seakan-akan Sumenep krisis orang pintar, krisis akademisi, dan krisis solusi. Padahal tidak seperti itu,” imbuhnya.

Sementara itu, kemarahan publik bukan tanpa alasan.

Baca Juga:  Badar Juragan BBM Mampu Kendalikan Polisi dan Oknum Wartawan di Sumenep

Mereka menilai, sebagai pejabat publik, seorang kepala desa semestinya menjaga etika, kehormatan institusi, serta kepercayaan masyarakat.

“Sebagai masyarakat, kami merasa dilecehkan. Seolah-olah daerah ini tidak mampu menyelesaikan persoalannya sendiri, sampai harus membawa isu ke kabupaten lain,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari Kades Syamsul terkait polemik tersebut lantaran keterbatasan komunikasi.

Baca Juga:  Perangkat Desa Prenduan Diciduk karena Curanmor, Aktivis Desak Kepala Desa Ambil Sikap

Namun, tekanan publik terus menguat, menuntut penjelasan sekaligus evaluasi terhadap sikap pejabat yang dinilai melampaui batas etika birokrasi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru