Dugaan Penyelewengan Dana APBN di Madura, Aktivis Tuntut Transparansi

- Redaktur

Kamis, 6 Februari 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ainur Rahman, Juru Bicara Koalisi Aktivis Madura, @by_News9.id

Foto: Ainur Rahman, Juru Bicara Koalisi Aktivis Madura, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Sejumlah aktivis dari berbagai daerah di Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, bersatu dalam mengawal penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diduga diselewengkan dalam berbagai program pembangunan.

Dalam sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jaksa Agung, serta Kapolri, para aktivis menyampaikan keprihatinan mendalam terkait aliran dana APBN yang diduga menjadi bancakan oknum tertentu.

Baca Juga:  Personil Satpolairud Polres Lamongan Bersama Tim SAR berhasil Temukan Korban Nelayan yang Hilang di Perairan Brondong Lamongan

Mereka menemukan berbagai program pemerintah, seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), ketahanan pangan, hingga program P3-TGAI, yang seharusnya membantu masyarakat, namun nyatanya tidak sepenuhnya tersalurkan.

“Dana triliunan rupiah yang turun ke Madura ini hanya tersalurkan sekitar 60 persen, sementara 40 persen lainnya menguap. Bahkan dalam beberapa kasus, masyarakat hanya menerima 45 persen, sementara 55 persen sisanya diduga diselewengkan,” ujar Ainur Rahman, Juru Bicara Koalisi Aktivis Madura, Rabu (5/2/2025).

Mereka juga mengklaim telah mengantongi bukti-bukti dugaan penyelewengan yang terjadi di berbagai daerah.

Baca Juga:  Serap Aspirasi Para Nelayan, Ra Huda Anggota DPRD Jatim Asal Sampang Gelar Reses 1 2024

Oleh karena itu, mereka mendesak agar aparat penegak hukum segera turun tangan dan melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan korupsi dalam program-program tersebut.

“Kami tidak akan tinggal diam. Ini uang rakyat, dan kami akan mengawalnya agar tidak disalahgunakan!” tegas Ainur Rahman.

Para aktivis berharap, dengan adanya perhatian dari pemerintah pusat dan aparat penegak hukum, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana APBN di Madura dapat ditegakkan.

Baca Juga:  Elpiji Melon 3kg Langka, Puluhan Warga Antri di Pertashop

Mereka juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengawasi realisasi program-program pemerintah agar benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang saat membagikan bendera merah putih. @by_News9.id

DAERAH

Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:35 WIB

FOTO: (ilustrasi) Pria berinisial K (41) saat diamankan petugas. @by_News9.id

HUKRIM

Pria 41 Tahun Tertekuk di Pinggir Jalan Desa Pamolokan

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB

FOTO: (istimewa) Lesty Annatul Annisa' @by_News9.id

OPINI

Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:52 WIB