Jargon ‘Bismillah Melayani’ Hanya Slogan: Layanan BPJS di MPP Sumenep Kosong

- Editorial Team

Senin, 6 April 2026 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Layanan BPJS Kesehatan di Mal Pelayanan Publik (MPP) kosong tanpa petugas.@by_News9.id

FOTO: Layanan BPJS Kesehatan di Mal Pelayanan Publik (MPP) kosong tanpa petugas.@by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Komitmen pelayanan publik di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali disorot.

Layanan BPJS Kesehatan di Mal Pelayanan Publik (MPP) diketahui kosong tanpa petugas pada jam operasional, Senin (6/4) pagi.

Seorang warga berinisial NR mengungkapkan kekecewaannya setelah menunggu hampir satu jam tanpa kepastian.

Ia datang sejak pukul 08.00 WIB, namun hingga pukul 09.00 WIB, tidak satu pun petugas terlihat di lokasi pelayanan.

“Pelayanan publik seharusnya diprioritaskan dengan jargon bismillah melayani. Tapi faktanya, dari pukul 08.00 sampai 09.00 WIB tidak ada petugas sama sekali. Ini bentuk ketidakbertanggungjawaban,” tegas NR.

Menurutnya, keberadaan MPP sejatinya untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan administrasi, termasuk BPJS Kesehatan.

Baca Juga:  Satgas TMMD dan Warga Bersinergi, Pengecatan Jembatan Hampir Rampung

Namun, kata dia, yang terjadi justru sebaliknya warga dibuat menunggu tanpa kepastian di fasilitas yang disediakan pemerintah daerah.

“Kami menunggu hampir satu jam lebih di tempat yang sudah disiapkan. Tapi petugas tidak kunjung datang. Ini justru menambah beban masyarakat,” keluhnya.

Ironisnya, di lokasi terpampang jelas jam operasional layanan BPJS Kesehatan yang tertulis mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dengan klaim siap melayani.

Baca Juga:  Pelantikan Ranting Aeng Panas 2025-2029, Semangat Baru untuk Perubahan

Kondisi tersebut dinilai bertolak belakang dengan realita di lapangan.

NR bahkan menilai slogan pelayanan yang selama ini digaungkan Pemerintah Kabupaten Sumenep, termasuk oleh Bupati Ahmad Fauzi Wongsojodo, tidak sejalan dengan implementasi di tingkat pelayanan.

“Ini seperti mengkhianati slogan yang selalu dipromosikan. Pelayanan publik di Sumenep terlihat bobrok. Ini menunjukkan lemahnya sistem regulasi daerah dan rendahnya akuntabilitas kinerja instansi terkait,” ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BPJS Kesehatan terkait kosongnya petugas di MPP Sumenep tersebut. ***

Baca Juga:  Tak Pernah Padam, Semangat Abdurrahman Fahmi Warnai Banyuwangi Ethno Carnival 2025
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Para peserta mengikuti pengujian sesuai jenjang kompetensi Muda, Madya, dan Utama. @by_News9.id

DAERAH

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:28 WIB

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB