Narkoba Menggila, Anggota Polsek Masalembu Disebut Tak Bergerak Tanpa Perintah Kapolsek

- Redaktur

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (ilustrasi) Kapolsek, Ipda Asnan dan peredaran gelap narkoba di Pulau Masalembu. @by_News9.id

FOTO: (ilustrasi) Kapolsek, Ipda Asnan dan peredaran gelap narkoba di Pulau Masalembu. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Peredaran narkoba di Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, bagaikan bola liar.

Aparat kepolisian setempat justru dituding hanya diam di tempat.

Jajaran anggota Polsek disebut tidak bergerak karena menunggu perintah pimpinan tertinggi mereka, Kapolsek Masalembu, Ipda

Asnan. Namun, perintah itu tak kunjung datang.

Seorang warga Masalembu berinisial SN mengungkapkan, Kapolsek Masalembu diduga tidak pernah menginstruksikan anggotanya untuk menangkap para bandar narkoba yang kini semakin menggila, bahkan mulai menyasar anak-anak dan pelajar.

“Anggota hanya menunggu perintah. Tapi Kapolseknya tidak pernah memerintahkan penangkapan bandar narkoba. Dampaknya sangat serius, anak-anak pelajar mulai terpapar,” ungkap SN, Kamis (29/1).

Menurut SN, peredaran narkoba di Masalembu bukan lagi rahasia. Aroma transaksi barang haram itu disebut sudah tercium di mana-mana.

Baca Juga:  Dibalik Jaringan Sabu Masalembu, Muncul Sosok Perempuan Misterius Diduga Jadi Donatur Utama

Lokasi transaksi dan para pelakunya bahkan diklaim telah diketahui oleh banyak pihak, termasuk aparat di tingkat bawah.

“Semua sudah tahu, di mana lokasinya, siapa pemainnya. Tapi selalu mentok di pimpinan. Anggota tidak berani bergerak tanpa perintah Kapolsek,” tegasnya.

SN menambahkan, sejak Asnan menjabat sebagai Kapolsek Masalembu, narkoba justru semakin mudah didapatkan.

Barang haram itu disebut beredar bebas dari desa hingga pelosok, tanpa hambatan berarti dari penegak hukum.

Baca Juga:  Bea Cukai Madura Dituding Kendalikan Jaringan AVATAR MasterClass Milik H. Munaji

Situasi tersebut kian janggal ketika warga melihat seluruh anggota Polsek rutin berkumpul di kantor, namun sosok Kapolsek justru jarang terlihat berada di tengah-tengah anggotanya.

“Anehnya, yang sering tidak terlihat berkumpul justru Kapolseknya sendiri. Padahal dia pemimpin tertinggi dalam penegakan hukum di sini,” katanya.

Kondisi tersebut membuat anggota Polsek berada dalam posisi serba salah. Bertindak tanpa perintah dikhawatirkan melanggar SOP, sementara diam justru membiarkan kejahatan tumbuh subur.

SN bahkan menilai sikap Kapolsek Masalembu berpotensi bertentangan dengan instruksi Kapolri dan Kapolda Jawa Timur yang secara tegas menyatakan perang terhadap narkoba.

“Kalau benar tidak ada perintah, itu sama saja membangkang instruksi Kapolri dan Kapolda. Jangan sampai ada kesan melindungi pelaku kejahatan. Narkoba harus diberantas sampai ke akar-akarnya,” ujarnya.

Fakta di lapangan, lanjut SN, justru menunjukkan peredaran narkoba semakin masif.

Baca Juga:  Polisi Sumenep Tangkap Pelaku Pembuang Bayi di Teras Masjid

Transaksi disebut terus berkembang, khususnya di Desa Kramian hingga ke pelosok desa lainnya.

“Ini mengerikan. Masa depan anak bangsa dipertaruhkan, tapi aparat justru terkesan membeku,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Sumenep Bongkar Kasus Narkoba, 7 Tersangka Diciduk dan 55,5 Gram Sabu Disita
Kasus Penganiayaan Oknum Pegawai DPUTR Sumenep Masuk Penyidikan
Truk Tua Berujung Perkara, Polisi Tetapkan Dua Warga Jember sebagai Tersangka
Perkara Dugaan Penganiayaan di Wiyung Surabaya Direstorative Justice
Pelarian Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Berakhir di Grobogan, Dua Pelaku Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Makelar di Lumajang Berulah! Uang Muka Dibayar, Motor Tak Kunjung Diantar
Daftar Kriminalitas Meningkat, Aktivis Kepulauan Desak Aparat dan Camat Arjasa Bertindak
Kasus Penganiayaan di Kalianget, Korban Minta APH Objektif, Jangan Lihat Kedekatan Keluarga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Polresta Sumenep Bongkar Kasus Narkoba, 7 Tersangka Diciduk dan 55,5 Gram Sabu Disita

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kasus Penganiayaan Oknum Pegawai DPUTR Sumenep Masuk Penyidikan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Truk Tua Berujung Perkara, Polisi Tetapkan Dua Warga Jember sebagai Tersangka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Perkara Dugaan Penganiayaan di Wiyung Surabaya Direstorative Justice

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Pelarian Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Berakhir di Grobogan, Dua Pelaku Dibekuk Tim URC Macan Blambangan

Berita Terbaru

FOTO: Farid Azziyadi, Aktivis pemerhati petani. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

PT Djarum Belum Pastikan Serapan Tembakau Madura

Rabu, 26 Agu 2026 - 09:59 WIB

FOTO: (ilustrasi) Oknum anggota kepolisian berpangkat Brigpol berinisial RS. @by_News9.id

PERISTIWA

Oknum Polisi Polsek Masalembu Diduga Sering Bolos

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:20 WIB