SMK BINA Husada Pamekasan Buka SPMB Tahap 2 Tahun Pelajaran 2026/2027

- Editorial Team

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: SMK BINA Husada Pamekasan, @by_News9.id

FOTO: SMK BINA Husada Pamekasan, @by_News9.id

PAMEKASAN, NEWS9 – SMK BINA Husada Pamekasan terus menunjukkan komitmennya sebagai sekolah menengah kejuruan unggulan di bidang kesehatan dan sains di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Sekolah yang dikenal sebagai SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) itu fokus mencetak lulusan yang siap kerja, siap kuliah, dan siap bersaing di dunia kesehatan modern.

Dalam mendukung pengembangan kompetensi siswa, SMK BINA Husada Pamekasan menghadirkan sejumlah jurusan unggulan, di antaranya Analis Kesehatan, Farmasi Klinis, dan Asisten Keperawatan.

Baca Juga:  Putri Jurnalis Asal Sumenep Raih Empat Penghargaan Bergengsi di Ajang Abdidaya Ormawa 2024
SMK BINA Husada Pamekasan Buka SPMB Tahap 2 Tahun Pelajaran 2026/2027
Flyer Pendaftaran SPMB Tahap 2 SMK BINA Husada Pamekasan. @by_News9.id

Program keahlian tersebut dirancang untuk membekali siswa dengan kemampuan praktik serta pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri kesehatan saat ini.

Tidak hanya itu, sekolah juga didukung berbagai fasilitas penunjang pembelajaran yang modern dan berkualitas. Mulai dari laboratorium kesehatan modern, laboratorium komputer, perpustakaan digital, hingga ruang praktik kesehatan yang memadai.

Selain pembelajaran utama, SMK BINA Husada juga menghadirkan sejumlah program unggulan pendidikan, seperti tambahan mata pelajaran sains dan MIPA, pembinaan bakat siswa, penguatan karakter dan kedisiplinan, serta pembelajaran berbasis kompetensi kesehatan.

Baca Juga:  Fakultas Hukum Unisla Gelar Ujian Berbasis Komputer Bagi Calon Perangkat Desa Sendangharjo

Untuk mendukung pengembangan kemampuan non-akademik, siswa juga dapat mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya Pramuka dan PMR (Palang Merah Remaja).

Di sisi lain, tenaga pendidik di SMK BINA Husada Pamekasan juga telah memiliki sertifikasi asesor, sehingga mampu membimbing siswa sesuai standar kompetensi dunia kerja dan industri kesehatan.

Baca Juga:  SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya' Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Saat ini, SPMB Tahap 2 Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi dibuka bagi lulusan SMP/MTs yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang kesehatan.

Bagi calon siswa yang ingin meraih masa depan profesional dan berprestasi, SMK BINA Husada Pamekasan dapat menjadi pilihan tepat. Sekolah ini beralamat di Jalan Dirgahayu Nomor 33, Pamekasan, Madura, Jawa Timur. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris
DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal
SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:48 WIB

Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:33 WIB

DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Berita Terbaru